Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa di Medan Minta Wartawan Gunakan Kartu Pers

Hingga Jumat (30/3/2012) petang, massa yang melakukan aksinya secara berkelompok sudah merusak tiga pos polisi

Laporan Rahmad Wiguna | Medan


SERAMBINEWS.COM, MEDAN
- Puluhan mahasiswa Universitas Dharma Agung, Medan mengharuskan seluruh wartawan yang meliput unjuk rasa yang mereka lakukan di Jalan S Parman, Medan Petisah, Jumat (30/3/2012) mengenakan kartu pers.

Imbauan itu diucapkan orator menggunakan alat pengeras suara, ketika rekan-rekannya sudah memblokir jalan dan membakar ban bekas. "Untuk rekan-rekan wartawan kami mohon mengenakan kartu pers. Kalau tidak ada, kami akan mengusirnya dari sini," kata orator yang mengenakan kemeja putih.

Imbauan itu menurutnya untuk mengantisipasi kehadiran aparat intelijen yang mereka anggap bisa merusak aksi unjuk rasa. Dengan masih menggunakan alat pengeras suara, orator tersebut mengatakan kalau saat ini petugas intelijen kerap menyamar sebagai wartawan.
"Hati-hati intel, waspadai intel," teriak massa.

Persyaratan dari pengunjuk rasa itu mau tak mau dituruti wartawan, demi memuluskan kinerjanya. Hingga Jumat (30/3/2012) petang, massa yang melakukan aksinya secara berkelompok sudah merusak tiga pos polisi, satu di antaranya dibakar. (rw)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved