Gempa Aceh
Ribuan Pengungsi di Pidie Kembali ke Rumah
Kendati begitu warga terutama yang di tinggal di pesisir supaya senantiasa waspada
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ribuan pengungsi di sejumlah titik wilayah Pidie dilaporkan sejak pukul 07.00 WIB, Kamis (12/4/2012) sudah kembali ke rumah masing-masing.
Kendati begitu warga terutama yang di tinggal di pesisir supaya senantiasa waspada. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Apriadi SSos kepada Serambinews.com Kamis (12/4/2012) menyebutkan, hingga kini hasil pantauan ke 23 kecamatan belum ada kerusakan terjadi di Pidie.
Semenatara itu, titik terjadi pengungsian pasca terjadi gempa pada Rabu (11/4) petang adalah Masjid Alfalah Kota Sigli, Masjid Labui dan masjid-masjid lainnya di ibukota kecamatan setempat.
Menurut dia, pengungsi sebagian besar dari desa pinggiran pantai dan pusat kota. Masyarakat Kramat Dalam, Blok Bengkel, Lambeuso, Kampung Cina dan sekitarnya mengungsi ke Masjid Alfalah.
Bahkan di Kantor BPBD Pidie pun sempat menampung pengungsi dari Kelurahan Blang Paseh dan sekitarnya. "Namun sejak Kamis pagi semua sudah bergerak pulang," ujar Apriadi.
Sementara itu, Apriadi meminta semua camat supaya memfasilitasi kebutuhan logistik kepada para warga di lokasi eks pengungsi. "Camat supaya dapat membantu logistik darurat jika diperlukan yang nantinya bisa dikoordinasikan dengan BPBD," tuturnya.
Selanjutnya, warga yang tinggal di pesisir diminta waspada. "Jika terjadi gempa susulan sebaiknya mengungsi ke tempat jauh dari tepi laut," tukas Apriadi.
Di Pidie ada tujuh kecamatan dekat laut yakni Kota Sigli, Pidie, Kembang Tanjung, Glumpang Baro, Muara Tiga, Simpang Tiga dan Batee. (*)