Pemerintah Jepang Hibahkan Gedung Asrama Tahan Gempa
Pemerintah Jepang yang diwakili Konselor Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Atsushi Saito, melakukan serahterima gedung Asrama
Pembangunan gedung asrama untuk anak yatim korban tsunami dan korban konflik ini, merupakan kerjasama antara Pemerintah Jepang dengan Yayasan Pembangunan Rakyat (Yapera).
Serahterima hibah gedung itu, dihadiri perwakilan Pemerintah Aceh, Perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, dan para tokoh masyarakat Gampong Ajee Cut.
“Kami sangat berterima kasih, karena dengan adanya gedung baru ini membuat anak-anak lebih nyaman dibanding bangunan lama yang kurang representatif,” ujar Kasem Al-Qusyairi, unsur pimpinan panti asuhan sekaligus pimpinan pesantren tempat mendidik ilmu agama bagi 120 anak yatim yang diasuh.(yat)
Teknologi Antigempa
GEDUNG seluas 90 meter persegi itu dibangun dengan teknologi tahan gempa, dimana dindingnya dipasangi polypropylene band (PP-band) yakni pita plastik yang biasa digunakan di bandar udara untuk mengikat/mengepak tas atau barang.
Teknik pemasangannya, pita plastik itu dianyam seperti jaring (net), kemudian dipasang pada dinding bangunan dan diikat ke tiang gedung, sebelum dinding bata diplester. Sehingga jika terjadi gempa, dinding bangunan tidak akan roboh.
Teknologi sederhana ini dirancang oleh Prof Meguro dari Jepang, yang menyimpulkan bahwa saat terjadi gempa bumi, korban jiwa paling banyak akibat tertimpa bangunan roboh. Untuk itu, perlu dilakukan penguatan dinding bangunan, dan anyaman PP Band dipilih karena bahannya mudah didapat, murah, kuat tahan, dan ringan.
“Kami Pemerintah dan masyarakat Jepang sangat peduli pada upaya antisipasi jatuhnya korban jiwa akibat gempa. Karena itu, seluruh dinding gedung asrama ini sudah diperkuat dengan anyaman PP Band. Sehingga, orang-orang yang tinggal di dalam gedung asrama tidak perlu panik dan berhamburan keluar ruangan jika terjadi gempa. Dan mudah-mudahan teknologi ini bisa diterapkan lebih luas lagi di masa akan datang,” ujar Atsushi Saito dalam sambutannya pada serahterima gedung tersebut, kemarin.(yat)