Kamis, 23 April 2026

Paparkan Riset Kesehatan Mental, Mahasiswa FK USK Juara I Ajang Internasional EAMSC 2026 di Nepal

Tim mahasiswa FK USK berhasil meraih Juara I (1st Winner) Scientific Poster Competition pada East Asian Medical Students’ Conference...

Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
JUARA I - Tim mahasiswa FK USK berhasil meraih Juara I (1st Winner) Scientific Poster Competition pada East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 yang diselenggarakan di Nepal, 19 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala meraih Juara I Scientific Poster Competition pada East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 di Nepal, 19 Januari 2026.
  • Tim FK USK menampilkan riset tentang potensi esketamin nasal spray sebagai terapi tambahan depresi resisten, khususnya pada tenaga kesehatan yang rentan mengalami tekanan mental.
  • Prestasi ini mendapat apresiasi pimpinan USK dan menegaskan daya saing mahasiswa FK USK di kancah akademik internasional.

 

SERAMBINEWS.COM - Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Tim mahasiswa FK USK berhasil meraih Juara I (1st Winner) Scientific Poster Competition pada East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 yang diselenggarakan di Nepal, 19 Januari 2026.

Dalam kompetisi bergengsi ini, tim FK USK mempresentasikan karya ilmiah berjudul:
“Innovative Esketamine Nasal Spray as Adjunctive Therapy for Treatment-Resistant Depression: A Systematic Review and Meta-Analysis on Its Potential Use in Healthcare Workers.”

Penelitian ini mengkaji potensi esketamin nasal spray sebagai terapi adjuvan pada pasien depresi resisten pengobatan, dengan fokus khusus pada tenaga kesehatan sebagai kelompok rentan yang kerap mengalami tekanan psikologis berat.

Tim peneliti terdiri dari lima mahasiswa Fakultas Kedokteran USK, yaitu Salwa Keisha, Nazira Evanda, Naja Nurilhaqqi Araz Albani, Putri Suhaila, dan Najwa Alifa. Melalui pendekatan systematic review dan meta-analysis, tim ini mengintegrasikan bukti ilmiah mutakhir untuk menjawab tantangan kesehatan mental yang semakin relevan secara global.

Melalui karyanya, tim FK USK menyoroti tingginya beban kerja, burnout, dan risiko depresi pada tenaga kesehatan, serta pentingnya inovasi terapi berbasis bukti untuk mendukung keberlanjutan sistem pelayanan kesehatan. Penelitian ini juga selaras dengan tema besar EAMSC 2026, “Mental Health and Wellbeing: Addressing the Silent Crisis.”

“Penelitian ini kami susun sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental tenaga kesehatan yang sering kali terabaikan, padahal mereka berada di garda terdepan pelayanan kesehatan,” ujar Salwa Keisha, mewakili tim, usai pengumuman pemenang.

Prestasi ini turut mendapat apresiasi dari pimpinan Fakultas Kedokteran dan Universitas Syiah Kuala.
Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si, Wakil Dekan Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan FK USK, menilai capaian tersebut sebagai wujud keunggulan akademik dan kepekaan sosial mahasiswa FK USK.

“Karya ini menunjukkan bahwa mahasiswa FK USK tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu kesehatan global dan kemampuan riset yang kompetitif di tingkat internasional,” ujarnya.

Apresiasi senada disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., yang menegaskan bahwa prestasi ini mencerminkan kualitas pembinaan kemahasiswaan USK di kancah global.

“Prestasi mahasiswa Fakultas Kedokteran USK di ajang internasional seperti EAMSC 2026 Nepal merupakan kebanggaan bagi Universitas Syiah Kuala. Ini membuktikan bahwa mahasiswa USK mampu menghadirkan kontribusi ilmiah yang relevan terhadap isu kesehatan global, khususnya kesehatan mental,” ungkap Prof. Mustanir.

Ia menambahkan bahwa USK berkomitmen penuh dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa.
“Universitas akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam riset, inovasi, dan forum ilmiah internasional. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani bersaing dan membawa nama USK ke panggung dunia,” tegasnya.

Penghargaan ini diraih setelah melalui persaingan ketat dengan tim-tim unggulan dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Thailand, serta universitas internasional lainnya. Capaian ini menegaskan kualitas akademik dan daya saing mahasiswa FK USK di tingkat global.

Baca juga: Aceh Bersiap Punya RS Pendidikan Tanggap Bencana, USK dan JICA Matangkan Rencana Pembangunan

Dalam ajang EAMSC 2026 Nepal, tim FK USK berpartisipasi sebagai delegasi Asian Medical Students’ Association – Universitas Syiah Kuala (AMSA USK) yang berada di bawah naungan Asian Medical Students’ Association Indonesia (AMSA Indonesia). Keterlibatan ini mencerminkan peran aktif mahasiswa FK USK dalam jaringan organisasi mahasiswa kedokteran internasional serta kontribusi Indonesia dalam forum akademik global.

Karya tim FK USK dinilai unggul karena relevansi topik, kekuatan metodologi, serta kontribusinya terhadap pengembangan diskursus kesehatan mental tenaga kesehatan berbasis bukti ilmiah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved