Pilar Belanda Tinggal Serpihan
Beton pilar (patok) yang diduga sebagai penanda lokasi timbunan emas peninggalan Belanda di areal kebun asam dan pinang milik Kalam
Pasca-gegernya kabar temuan lokasi pilar Belanda di kebun milik Kalam, sejumlah petugas Polsek Runding diturunkan ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Ternyata di lokasi tidak ditemukan fisik pilar kecuali sejumlah galian berbentuk sumur berkedalaman hingga 1,5 meter.
Polisi sudah memintai keterangan Kalam. Kalam mengakui sebelumnya pilar tersebut memang ada di kebunnya, namun sekarang sudah hancur. “Dia sendiri mengaku yang merusak pertama sekali pilar itu karena mengira di situ lokasi penimbunan emas. Selanjutnya ada juga warga lain yang penasaran sehingga melakukan penggalian, bahkan ikut membawa serpihan-serpihan beton pilar,” kata Iptu Dodi mengutip pengakuan Kalam.(kh)