Pilkada Aceh Selatan
Mobil Timses SAMAN Dibakar
Pilkada Aceh Selatan yang sudah memasuki tahapan kampanye mulai ternoda
Informasi yang dihimpun Serambi, kedua mobil Timses SAMAN yang diduga sengaja dibakar itu adalah Kijang Innova BK 60 P dan Mitsubishi Strada Triton Double Cabin BK 8454 AC. Kedua mobil tersebut diparkir di rumah Bakri selaku tim pemenangan SAMAN di Jalan T Ben Mahmud, Gampong Air Berudang, Kecamatan Tapaktuan. Bakri merupakan adik kandung cawabup Ridwan A Rahman.
Bakri yang ditanyai Serambi di lokasi kejadian mengatakan, kasus itu terjadi menjelang subuh, sekitar pukul 04.00 WIB. Dia sendiri mengetahui kejadian itu setelah warga sekitar mendengarkan dua kali ledakan dasyat dari garasi rumahnya. “Ledakan dahsyat itu didengar oleh warga yang kemudian berteriak minta tolong untuk memadamkan api yang membakar mobil saya di garasi,” kata Bakri.
Menurut Bakri, setelah dirinya berada di luar, langsung terlihat asap hitam mengepul dari garasi. Api membakar Kijang Innova dan menyambar mobil Mitsubishi double cabin di belakangnya.
Seluruh bagian body Kijang Innova hangus terbakar, sedangkan double cabin hanya terbakar pada sisi kanan. “Kobaran api cepat dikuasai oleh armada pemadam kebakaran yang cepat tiba di lokasi kejadian,” kata Bakri.
Kapolres Aceh Selatan AKBP Sigit Jatmiko SH SIK bersama Dandim 0107 Letkol Inf Saripuddin SIP didampingi pasangan SAMAN terlihat berada di lokasi kejadian. Warga dari berbagai kawasan juga tampak berbondomg-bondong ke lokasi menyaksikan peristiwa menghebohkan itu. “Dalam suasana damai seperti ini seharusnya aksi-aksi teror tak perlu terjadi. Aksi-aksi seperti ini sudah tidak populer,” celetuk seorang warga yang tampak sangat kesal.(tz)
Pilkada Memanas
di Negeri Pala
KASUS terbakarnya dua mobil Timses Cabup/Cawabup Aceh Selatan, Muhammad Saleh SPdi/Ir H Ridwan A Rahman atau yang dikenal dengan pasangan SAMAN menghentak masyarakat Negeri Pala tersebut. Masyarakat terlihat sangat kecewa ketika menyaksikan kedua mobil itu hangus. “Ini bukan soal siapa pemilik mobil tetapi kenapa aksi teror seperti ini terjadi di tengah suasana damai. Cara-cara berdemokrasi seperti ini sudah tidak populer,” ujar seorang warga Tapaktuan, Aceh Selatan.
Pasangan SAMAN yang dikonfirmasi Serambi di posko pemenangannya di Gampong Air Berudang, Jumat (18/1) mengatakan sudah turun langsung ke lokasi menyaksikan kedua unit mobil timses mereka yang dibakar itu. “Ini bentuk kepanikan lawan politik terhadap pasangan SAMAN. Harusnya tak perlu cara-cara seperti ini karena rakyat semakin cerdas,” kata Cabup Muhammad Saleh dibenarkan cawabup Ridwan A Rahman.
Pasangan SAMAN menyatakan prihatin atas kejadian itu apalagi semua kandidat sudah mendeklarasikan pilkada damai. “Marilah kita berikan pelajaran politik yang bagus kepada rakyat, bukan malah mempertontonkan cara berpolitik tidak simpatik, intimidasi, teror, tekanan atau apapun bentuknya. Cara-cara seperti itu hanya mempermalukan diri kita sendiri,” kata Muhammad Saleh.
Pasangan SAMAN melihat kasus ini sebagai kasus kriminal dan diserahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk menanganinya. “Sebagai pihak yang terzalimi, kami juga menyerahkan apa yang kami alami kepada Allah SWT. Semoga kita semua tetap dalam lindungan-Nya. Kami mengimbau timses untuk tetap menahan diri, dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan,” demikian Muhammad Saleh.(tz)
tanggapan polisi
Harus Uji Lab
KASUS dugaan pembakaran mobil Timses SAMAN sedang dalam proses penyelidikan. Kasus ini tetap kita proses sesuai prosedur yang berlaku. Cuma untuk membuktikan ini dibakar atau terbakar perlu kita lakukan uji forensik. Kita sudah kirim bahan-bahan yang diperlukan ke tim forensik di Medan untuk uji laboratorium. Jika nantinya terindikasi dibakar dan pelakunya terungkap, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Uji forensik itulah yang akan menjadi dasar bagi polisi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama memelihara dan menjaga kondisi aman, damai, dan kondusifi seperti yang kita rasakan saat ini. Jangan sekali-kali terpancing dan terprovokasi dengan isu yang dapat menjerumuskan masyarakat ke tindakan yang merugikan. Kasus mobil Timses SAMAN itu belum bisa dipastikan terbakar atau dibakar. Tunggu saja hasil kerja polisi.
* AKBP Sigit Jatmiko SH SIK, Kapolres Aceh Selatan. (tz)
Dandim: Mari Hidup
Rukun Berdampingan
TAPAKTUAN - Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Saripuddin SIP menyerukan masyarakat terus memelihara suasana aman dan damai dan hidup rukun berdampingan dalam berbagai situasi, termasuk dalam proses pilkada.
“Kejadian ini kita harapkan menjadi yang pertama dan terahir di Aceh Selatan, jangan sesekali menyinggung, menyakiti, mengintimidasi, dan meneror kandidat lain. Mari sama-sama kita bersatu padu mewujudkan pilkada yang jujur, adil, damai, dan demokratis di Aceh Selatan,” kata Letkol Sarifuddin menanggapi dugaan dibakarnya dua unit mobil timses SAMAN.
Dandim Aceh Selatan juga mengimbau seluruh masyarakat di Negeri Pala tersebut untuk tidak terpancing dan terprovokasi dengan isu yang bisa menjerumuskan masyarakat kepada perpecahan. “Walaupun berbeda pilihan, namun masyarakat Aceh Selatan harus menyatu dalam satu prinsip, yakni mewujudkan masyarakat Aceh Selatan yang lebih makmur dan sejahtera,” tandas Dandim Aceh Selatan.(tz)
data dan fakta
* Dua unit mobil Timses Cabup/Cawabup Aceh Selatan, Muhammad Saleh SPdi/Ir H Ridwan A Rahman MMT (SAMAN) diduga dibakar * Kedua mobil diparkir di garasi rumah Bakri, adik kandung cawabup Ridwan A Rahman di
Jalan T Ben Mahmud, Gampong Air Berudang, Kecamatan Tapaktuan * Kebakaran diketahui setelah masyarakat mendengarkan dua ledakan keras * Kasus terjadi menjelang subuh, sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat 18 Januari 2013 * Hampir seluruh body Innova hangus sedangkan mobil double cabin hanya terbakar bagian samping