Pilkada Aceh Selatan
SAKA Masih Teratas
Data sementara di Desk Pilkada Aceh Selatan hingga pukul 20.00 WIB, Minggu (27/1), jumlah suara sah yang masuk sebanyak 111.233
TAPAKTUAN - Data sementara di Desk Pilkada Aceh Selatan hingga pukul 20.00 WIB, Minggu (27/1), jumlah suara sah yang masuk sebanyak 111.233 atau 75,23 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 147.862. Tingkat partisipasi sudah mencapai 77,57 persen dengan asumsi suara rusak 3.456.
Hasil perolehan suara sementara versi Desk Pilkada Aceh Selatan tersebut belum menyebabkan perubahan yang signifikan pada persentase masing-masing pasangan cabup/cawabup. Posisi teratas masih ditempati pasangan nomor urut 3, HT Sama Indra SH/Kamarsyah SSos (SAKA).
Hingga pukul 20.00 WIB, Minggu (27/1), SAKA membukukan 33.810 suara atau 30,40 persen. Di urutan kedua, hingga tadi malam masih ditempati pasangan nomor urut 5, Muhammad Natsir/Zulkifli (WAPANG)
dengan perolehan suara sementara 23.818 atau 21,41 persen. WAPANG berusaha dibayang-bayangi oleh pasangan nomor urut 2, Muhammad Saleh P SPdi/Ir H Ridwan A Rachman MMT (SAMAN) yang meraup 22.412 suara atau 20,15 persen.
Berikutnya, pasangan nomor urut 6, Wahyu M Waly Putra SH/Irwan SE MSi (WALI) berdasarkan hasil perolehan suara sementara dari Desk Pilkada Aceh Selatan masih menempati urutan empat dengan perolehan suara 14.748 atau 13,26 persen. Di urutan lima pasangan nomor urut 4, Drs HT Darisman/Khaidir Amin SE (DK) dengan perolehan suara sementara 14.211 atau 12,78 persen. Sedangkan di posisi enam masih bercokol pasangan nomor urut 1, Harmar Yulia SPd/Mudasir SKom (Gempar) dengan perolehan suara sementara 2.234 atau 2,01 persen.
Informasi yang diperoleh Serambi, tidak ter-covernya 100 persen jumlah suara sah yang masuk ke Desk Pilkada sesuai dengan jumlah DPT 147.862 dikarenakan antara lain kendala jaringan komunikasi dari kawasan paling terpencil. Selain itu PPK juga sedang sibuk menyusun rekap hasil pilkada yang harus diserahkan ke KIP Aceh Selatan pada 29 Januari 2013.
Pantauan Serambi, Minggu (27/1), suasana di Desk Pilkada Aceh Selatan terlihat mulai sepi. Hanya beberapa orang operator yang masih standby menghimpun data hasil perolehan suara sementara. Sedangkan sehari sebelumnya, Sabtu (26/1) suasana di ruang rapat Setdakab Aceh Selatan yang dimanfaatkan sementara sebagai ruang Desk Pilkada penuh sesak oleh petugas maupun pengunjung. Secara umum suhu politik di Aceh Selatan terpantau cukup kondusif.(tz)
Partisipasi Meningkat
SEKRETARIS Daerah (Sekda) Aceh Selatan, Drs H Harmaini MSi menyatakan tingkat partisipasi masyarakat pada pemilihan bupati/wakil bupati meningkat dibanding pemilihan gubernur/wakil gubernur pada tahun 2012 sebanyak 105.000 dari DPT yang sama yaitu 147.862. “Data sementara yang masuk ke Desk Pilkada Aceh Selatan hingga pukul 20.00 WIB, Minggu (27/1) tingkat partisipasi sudah mencapai 77,57 atau 111.233 suara sah dari jumlah DPT,” kata Harmaini selaku Sekretaris Desk Pilkada Aceh Selatan.
Harmaini menjelaskan, soal belum ter-covernya 100 persen dari DPT disebabkan oleh banyak faktor. Misalnya, kesulitan jalur komunikasi dari kawasan-kawasan yang sangat terpencil dan bisa juga karena adanya warga yang golput, sakit, dan alasan-alasan lain sehingga tidak bisa ke TPS.
“Sekarang malah mengalami peningkatan dari jumlah 105.000 pada pemilihan gubernur/wakil gubernur menjadi 111.633. Ini pun masih ada beberapa yang belum masuk laporannya. Paling pun berubah sedikit. Juga banyak mahasiswa Aceh Selatan tidak pulang pada pilkada kali ini karena sedang disibukkan dengan mengisi KRS semester baru,” pungkas Sekda Aceh Selatan.(tz)
Pilkada Sukses, Apresiasi Mengalir
PROSES pencoblosan yang dilanjutkan dengan penghitungan suara Pilkada Aceh Selatan hingga menghasilkan data sementara tentang posisi masing-masing cabup/cawabup dilaporkan berjalan tanpa hambatan. Paling tidak begitulah suasana yang terekam Serambi hingga Minggu (27/1) malam.
Apreasi dan ucapan terima kasih dari tokoh-tokoh Aceh Selatan di perantauan terus mengalir sejak tersiarnya pemberitaan tentang suksesnya pilkada di Negeri Pala tersebut.
Pesan yang masuk ke Serambi bukan hanya dari tokoh Aceh Selatan di Banda Aceh, tetapi juga di Medan, Jakarta, dan berbagai wilayah lain di Indonesia. “Kami masyarakat Aceh Selatan di perantauan mengucapkan terima kasih kepada semua elemen masyarakat di Aceh Selatan yang telah melaksanakan pilkada dengan aman terkendali dan sukses,” begitu isi pesan singkat dari seorang warga asal Aceh Selatan, Drs Sulaiman MSi, Dosen IPDN Jatinangor, Jawa Barat.
Ucapan yang lebih kurang sama diterima dari Agussaim SSos MSi, tokoh masyarakat Aceh Selatan yang bekerja di Kemendagri Jakarta serta dari Baharudin SSos, tokoh Aceh Selatan di Banda Aceh.
Selain dari warga perantauan, apresiasi atas suksesnya pilkada juga disampaikan Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Saripuddin SIP. “Mari kita jaga terus kondisi kondusif ini. Siapapun pemenang semoga akan membawa perubahan Aceh Selatan ke arah yang lebih baik, Insya Allah,” tulis Dandim 0107 dalam pesan singkatnya.
Kapolres Aceh Selatan, AKBP Sigit Jatmiko SH SIK juga memberi apreasiasi kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan yang sudah bersama-sama menjaga situasi aman, tertib, damai dan kondusif. “Sampai sejauh ini situasi tetap kondusif. Harapan kita situasi seperti ini harus terus dijaga sampai pelantikan bupati/wakil bupati definitif,” kata AKBP Sigit Jatmiko.(tz)
TPS 2 Harus Diulang
KAMI pasangan nomor urut 5 (WAPANG), memintas agar pemungutan suara di TPS 2 Gampong Pante Geulima, Kecamatan Labuhan Haji Barat diulang karena tim kami menumukan adanya indikasi penggelembungan suara di TPS itu.
Tim kami menemukan di formulir C1 yang sebelumnya tertulis 29 suara untuk kandidat nomor urut 3, HT Sama Indra SH/Kamarsyah SSos MM (SAKA), ternyata saat direkap di kantor PPK Labuhan Haji Barat malah membengkak jadi 195 suara.
Saat tim kami melihat perubahan yang mencolok itu, oknum PPK itu malah kaget dan mengubah kembali ke angka 29. Dari temuan tersebut, kami menduga, indikasi upaya pengelembungan suara yang dilakukan oleh oknum PPK itu bisa saja terjadi di kecamatan-kecamatan lain yang pada saat dilakukannya rekap suara tidak terpantau tim pemenangan kandidat.
Temuan adanya indikasi penggelembungan suara di TPS 2 Gampong Pante Geulima disaksikan langsung oleh tim saya dan ada saksi. Bahkan bukti rekaman fotonya. Oleh karenanya saya berharap agar pemungutan suara di TPS tersebut diulang karena hal ini bukan saja merugikan kami, namun pasangan lain juga ikut dirugikan. Kami sudah melaporkan ke Panwas Pilkada Aceh Selatan dengan harapan bisa ditindaklanjuti.
* Muhammad Natsir, Cabup Aceh Selatan Nomor Urut 5.(tz)
PPK Harus Profesional
SAYA pikir ini perlu perhatian dari pihak KIP dan semua PPK dalam merekap angka-angka dari PPS. Kami juga mensinyalir di tempat yang sama juga terjadi tindakan yang merugikan pasangan SAMAN. Apakah itu di Labuhan Haji Barat, di Meukek. Selain itu kami juga menduga ada kesalahan dalam penghitungan suara sementara di Kluet Raya. Namun demikian kami sedang melakukan verifikasi dan evaluasi di setiap TPS, terutama saksi-saksi kita.
Kami pikir permainan ini bisa saja terjadi, cuma kami belum bisa pastikan, karena demokrasi ini ada aturannya, ada panwas dan pemantau. Yang kita sesalkan cara kerja Desk Pilkada seperti menggiring opini publik terhadap perolehan suara salah satu calon. Contohnya dalam satu jam setelah dibuka kotak suara salah satu kandidat sudah memperoleh angka yang sangat besar, sehingga terjadi pembentukan oponi.
Kanapa saya katakana demikian, karena saya selaku anggota Orari Aceh Selatan juga memonitor laporan masuk dari TPS. Harapan dan imbauan saya selaku Ketua Tim Pemenangan SAMAN, supaya PPK bekerja profesional dan panwas jangan tidur, sebab sudah terlalu banyak uang daerah yang habis untuk melasanakan demokrasi di Aceh Selatan ini.
Kepada pendukung SAMAN saya berharap untuk tetap bersikap tenang, jangan terprovokasi. Tim pendukung dan simpatisan pasangan SAMAN harus taat azas dan taat hukum, kita harus buktikan pilkada damai sebagaimana yang sudah kita sepakati bersama.
* Teuku Mudasir, Ketua Tim Pemenangan SAMAN. (tz)
KIP: Hasil Resmi 1 Februari 2013
TAPAKTUAN - Sesuai tahapan dan jadwal Pilkada Aceh Selatan yang sudah ditetapkan, rekapitulasi suara di KIP Aceh Selatan akan dilaksanakan pada 30 Januari hingga 1 Febuari 2013. “Sampai hari ini kita masih menunggu hasil kerja kawan-kawan PPK, karena jadwal mereka melakukan rekap di tingkat Kecamatan mulai Minggu sampai Selasa 29 Januari 2013,” kata Ketua Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara KIP Aceh Selatan, Jasmiadi Jakfar MSi.
Jasmiadi berharap kepada masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari KIP Aceh Selatan yang akan ditetapkan dan diumumkan pada 1 Februari 2013. “Hasil sementara yang diumumkan Desk Pilkada ataupun hasil quick count (penghitungan cepat) lainnya bukanlah hasil dan keputusan resmi KIP, sehingga tidak bisa menjadi rujukan bagi masyarakat. Yang resmi adalah hasil pleno dan ketetapan KIP yang akan diumumkan pada 1 Februari 2013,” demikian Jasmiadi.(tz)