HUT Serambi ke 24
Serambi Kumpulkan Darah 231 Kantong
Aksi donor darah yang digelar dalam rangka HUT ke-24 Serambi Indonesia, Rabu (30/1), berhasil mengumpulkan darah sebanyak 231
BANDA ACEH - Aksi donor darah yang digelar dalam rangka HUT ke-24 Serambi Indonesia, Rabu (30/1), berhasil mengumpulkan darah sebanyak 231 kantong. Aksi kemanusiaan ini melibatkan TNI, Polri, PNS, dan masyarakat sipil yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar sebagai pendonor.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh, Qamaruzzaman Haqny, yang hadir pada acara itu mengungkapkan darah yang terkumpul sebanyak 231 kantong dari 260 calon pendonor. “Terdapat 29 yang tidak bisa melakukan donor darah dikarenakan tekanan darah tinggi atau rendah,” katanya di sela-sela acara, kemarin.
Menurut Qamaruzzaman, jumlah darah 231 kantong sudah dapat memenuhi kebutuhan darah di PMI Banda Aceh selama dua hari, perhari jumlah normal darah yang dibutuhkan 130 kantong. “Darah yang sudah terkumpul akan dilakukan screening syphilis, HIV, Hepatitis, malaria, agar darah yang didapatkan masyarakat steril dan bebas dari jenis penyakit,” ujarnya.
Untuk keperluan itu, sebut Qamaruzzaman, pihaknya mengenakan biaya kantong darah Rp 250 ribu per kantong bagi yang memerlukannya. “Hal ini diatur dalam Peraturan Gubernur Aceh No. 28 Tahun 2010 tentang Standardisasi Biaya Pengganti Pengelolaan Darah (BPPD) pada Unit Donor Darah PMI Provinsi Aceh,” katanya.
Dari calon pendonor darah, ada yang sudah 129 kali melakukan donor darah yaitu Ir Didi Agustinus (50) dan 122 kali oleh J Ridwan (56). Keduanya mengaku sering melakukan donor darah untuk kemanusiaan dalam membantu sesama. Seringnya donor darah yang dilakukan membuat keduanya tampak selalu sehat dan hampir tidak pernah berurusan dengan rumah sakit.
Sementara itu, terdapat 12 peserta yang beruntung juga mendapatkan doorprize setelah diundi. Hadiah dapat diambil di kantor Serambi Indonesia dengan batas waktu satu minggu.(m)
Ini Donatur Penerima Penghargaan Presiden
J RIDWAN dan Didi Agustinus merupakan penerima penghargaan Satya Lancana Kebaktian Sosial dari Presiden RI SBY tahun 2011. Keduanya juga menerima cincin emas dari Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla atas partisipasinya mendonor darah lebih dari 100 kali. Keduanya hadir dalam acara donor darah di Kantor Serambi, kemarin.
J Ridwan telah mendonorkan darahnya 121 kali sejak 1984. Jumlah itu menjadi 122 kali setelah mendonorkan darahnya di Kantor Serambi Indonesia, kemarin. “Saya tahu ada acara donor darah di Serambi, makanya datang ke sini,” ujarnya saat antrian bersama pendonor lainnya.
Ridwan berharap agar banyak orang mau mendonorkan darahnya demi kemanusiaan untuk sesama. Ia mengaku sudah puluhan tahun belum pernah tidur di rumah sakit. “Cuma tidur di rumah sakit karena kecelakaan di jembatan Seuneupet, Aceh Besar pada 1975. Setelah itu Alhamdulillah tidak pernah tidur di rumah sakit,” ujar PNS di Kodam IM.
Sementara itu, Didi Agustinus telah mendonorkan darahnya 129 kali sejak 1982. Hanya saja upaya Didi untuk menggenapkan menjadi 130 kali belum dapat terlaksana. Karena ia baru saja mendonorkan darahnya dalam acara di Peunayong, Banda Aceh pada 20 Januari. “Selang waktu donor darah 75 hari atau dua bulan setengah. Tapi saya tetap datang juga ke kantor Serambi meski tak bisa donor darah,” ujarnya.(adi)