Unsyiah Buka Program S-2 Sains Kimia

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai tahun ini membuka Program Studi Magister (S-2) Sains Kimia

Editor: hasyim
BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai tahun ini membuka Program Studi Magister (S-2) Sains Kimia. Kepastian itu diperoleh setelah Unsyiah menerima izin operasional dari Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud. “Program Studi ini merupakan satu-satunya lembaga pendidikan tinggi bertaraf S2 di Aceh yang berbasis pendalaman keilmuan kimia murni,” ujar Koordinator Pembukaan Program S2 Kimia Unsyiah, Dr Saiful MSi kepada Serambi, kemarin.

Menurutnya, keberadaan Prodi S2 Sains Kimia ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki integritas, daya inovatif dan jiwa entrepreneurship, serta standar intelektual tinggi yang tercermin dari pengetahuan dan keterampilan kimia yang kuat. “Dengan adanya program S-2 ini, kita harapkan kemampuan ilmu kimia maupun terapannya di tingkat perguruan tinggi maupun sekolah menengah di Aceh dapat meningkat,” harapnya.

Disebutkan, penerimaan mahasiswa baru program S-2 Sains Kimia untuk gelombang pertama dilakukan secara terpusat oleh Pascasarjana Unsyiah sampai akhir 31 Mei 2013. “Informasi lengkap tentang S2 ini dapat dilihat di website www.pps.unsyiah.ac.id atau sekretariat Prodi S2 Kimia di Fakultas MIPA Unsyiah. Calon mahasiswa berijazah S1 MIPA Kimia, S1 Pendidikan Kimia, S1 Teknik Kimia, S1 Farmasi, dan S1 bidang terkait lainnya,” ungkap Dr Saiful.

Dekan FMIPA, Dr Hizir menambahkan bahwa motto penyelengaraan pendidikan di FMIPA Unsyiah yaitu knowledge, integrity and quality. “Kita fokus pada pemenuhan standar mutu, relevansi lulusan dengan dunia kerja, di samping pembentukan karakter lulusan,” ujar Dr Hizir.

Ketua Jurusan Kimia FMIPA Unsyiah, Prof Dr rer nat Rinaldi Idroes, yakin dengan latar belakang akademik staf pengajar, kinerjanya di bidang pengajaran dan penelitian selama ini dapat mendukung Program Studi S2 Kimia di Unsyiah. “Sarana pendukung pendidikan, peralatan laboratorium dan ruang kuliah cukup memadai untuk memperlancar jalannya program studi ini. Materi kuliah dan penelitian dirancang sedemikian rupa dengan berbasis pada potensi ilmu kimia dalam mengkaji dan mengembangkan sumber daya alam lokal sebagai objek unggulan,” demikian Prof Rinaldi.(jal)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved