Serambi Kuliner

Beragam Cara Mengolah Ikan Depik

MENGOLAH ikan depik bisa disajikan dengan berbagai jenis masakan. Di antaranya untuk jenis masakan masam jing, pengat, dan dedah. Pengolahan

Editor: bakri
MENGOLAH ikan depik bisa disajikan dengan berbagai jenis masakan. Di antaranya untuk jenis masakan masam jing, pengat, dan dedah. Pengolahan depik masam jing akan lebih istimewa jika dimasak dalam kuali tanah. Disamping memberikan rasa lebih istimewa, juga memunculkan kesan tradisional.

Bagi yang tidak terbiasa atau baru mencicipi ikan ini, akan berkomentar, “Depik itu pahit”. Memang, ikan depik pada bagian kepalanya terasa agak pahit. Namun, rasa pahit itu yang menjadi ciri khas ikan depik. Apalagi jika disajikan dengan menu masam jing, rasa pahit kepala depik dengan sendirinya terabaikan.

Sajian masam jing ini lebih dominan dengan rasa asam dan pedas. Meski dinominasi dua rasa itu, masam jing depik memiliki warna rasa lain karena menggunakan bahan bumbu berbeda. Seperti daun gegarang dan buah andaliman (empan). Dengan campuran daun itu, rasa asam dan pedas masam jing depik gayo, diwarnai rasa menthol. Selain itu juga memunculkan aroma wangi.

Tak hanya masam jing, ikan ini bisa juga diolah depik pengat gayo. Masakan ini merupakan masakan khas Gayo yang hampir sama dengan masam jing. Hampir semua jenis ikan bisa dimasak pengat gayo, tapi lebih khas lagi jika sajian pengat Gayo ini berbahan baku utama ikan depik.

Yang membedakan kedua masakan ini, masakan asam jing dibubuhi kuah. Sedangkan pengat gayo direbus hingga kering. Pengat Gayo biasanya dicampur dengan beberapa jenis sayuran seperti rebung (batang bambu muda), kacang panjang, dan kacang koro.

Sedangkan untuk masakan jenis depik dedah. Proses pengolahannya lebih sederhana dibanding masam jing dan pengat Gayo. Bumbu masakan dedah inipun tidak terlalu banyak. Hanya butuh cabai merah, kunyit, jahe, dan serai. Jika depik pengat gayo dan asam jing memiliki warna merah setelah dimasak, dedah berwarna kuning lantaran pengolahnya menggunakan kunyit.

Inilah uniknya ikan depik: bisa diolah beragam cara. Rasanya pun tak kalah dibanding ikan lain. Sekali mencoba, hmm... pasti bakal berniat untuk mengulanginya lagi.(Mahyadi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved