Serambi Kuliner

Ajang Mempererat Silaturahim

DARI sembilan wanita yang hadir dan terlibat aktif dalam pembuatan apam di rumah Darma, Kamis (30/5) lalu, tidak ada satu pun yang tahu sejarah

Editor: bakri
DARI sembilan wanita yang hadir dan terlibat aktif dalam pembuatan apam di rumah Darma, Kamis (30/5) lalu, tidak ada satu pun yang tahu sejarah dan asal muasal lahirnya tradisi ini. “Sejak kecil kami sudah terbiasa dengan tradisi ini. Kenduri apam ini dilaksanakan setiap tahun pada bulan ketujuh dalam hitungan kalender Aceh,” kata Nurhayati (45), istri Sekdes Meunasah Daboh, Reubee.

“Hari ini (Kamis, 30 Mei 2013-red) adalah hari ke-20 pada hitungan buleuen Apam,” tambah Nurhayati.

Nurhayati menambahkan, tradisi töt apam bisa menjadi sarana untuk mempererat silaturahim dan persaudaraan di antara masyarakat gampong. “Warga yang membuat kenduri apam mengundang para tetangga untuk bersama-sama membuat dan makan apam. Jadi warga yang diundang tidak hanya datang untuk makan, tapi bekerja sama untuk membuat, menyajikan, dan memakannya,” kata dia.(Zainal Arifin M Nur )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved