Culik Pekerja Asing
Pekerja Asing Diculik
Seorang pekerja asing selaku companyman drilling PT Medco E&P Malaka, Malcom Primsore (60), warga Skotlandia, Inggris, dilaporkan
LANGSA - Seorang pekerja asing selaku companyman drilling PT Medco E&P Malaka, Malcom Primsore (60), warga Skotlandia, Inggris, dilaporkan diculik komplotan bersenjata api (senpi) di kawasan Peureulak, Aceh Timur, Selasa (11/6). Hingga tadi malam tim gabungan TNI/Polri masih menyisir sejumlah kawasan di Kecamatan Peureulak, Ranto Peureulak, Peunaron, Serbajadi, Idi Tunong hingga Alue Ie Mirah untuk mengejar pelaku.
Informasi tentang hilangnya Malcom dengan cepat tersebar di kalangan wartawan. Korban diduga diculik empat pria bersenjata laras panjang di Dusun Simpang Palang, Desa Lubuk Pempeng, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur. Informasi lain menyebutkan komplotan penculik berjumlah enam orang.
Kejadian berawal sekitar pukul 11.00 WIB ketika korban sedang melaju dengan mobil Pajero Sport yang disopiri Danil (39), sopir Medco. Sesampai di Desa Lubok Pempeng, mobil korban dihadang komplotan bersenjata. Pelaku kemudian membawa lari korban dan meninggalkan sopir dalam kondisi tangan terikat.
Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir SIK yang dihubungi Serambi kemarin mengaku sudah menerima laporan tentang hilangnya seorang pekerja asing di PT Medco E&P Malaka. “Polisi sedang melakukan penyisiran di beberapa lokasi,” kata AKBP Muhajir.
Menurut Kapolres Aceh Timur, titik pertama yang disisir polisi adalah Kecamatan Peureulak, disusul Ranto Peureulak, Peunaron, dan Serbajadi. Selain itu, penyisiran juga dilakukan di Idi Tunong hingga Alue Ie Mirah, Aceh Timur. Pengejaran yang dilakukan aparat kepolisian dipimpin Kabag Ops Polres Aceh Timur diperkuat 70 anggota dibantu Brimob dan TNI.
Berita penculikan pekerja asing di PT Medco E&P Malaka menyebar cepat di berbagai media, termasuk jejaring sosial. Di salah satu media sosial disebutkan pelaku penculikan berjumlah enam orang namun informasi itu tidak menjelaskan sumbernya.
Public Affair Lead PT Medco E&P Malaka, Akhyar yang dihubungi Serambi kemarin mengatakan, pihaknya sudah membuat laporan tentang hilangnya Malcom, warga Skotlandia. “Kita kehilangan kontak dengan salah satu karyawan yang bekerja di subkontrak kita dan kita sudah laporkan ke Polres Aceh Timur untuk ditindaklanjuti,” kata Akhyar. (yuh/na)