Jumat, 24 April 2026

MTQ Ke 31

20 Peserta Hifzil Satu Juz Tampil

Sebanyak tujuh cabang musabaqah dilombakan pada hari pertama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-31 Aceh di Kota Subulussalam

Editor: bakri

SUBULUSSALAM - Sebanyak tujuh cabang musabaqah dilombakan pada hari pertama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-31 Aceh di Kota Subulussalam, Senin (24/6) kemarin. Di antaranya adalah cabang hifzil golongan satu juz dan tilawah yang berlangsung di Lapangan Beringin Subulussalam.

Untuk cabang ini, 20 peserta tampil pada hari pertama. Sedangkan untuk cabang tafsir bahasa Arab, Indonesia, dan Inggris diikuti sembilan peserta.

Kafilah Aceh Utara mengikuti semua cabang yang diperlombakan. Pada hari pertama kemarin, peserta dari Aceh Utara yang sudah bertanding adalah tilawah remaja atas nama Nurzakki (tampil di Arena Utama Lapangan Sada Kata) dan hifzil 1 juz putri atas nama Tajul Fuzari, tampil di Lapangan Beringin Subulussalam.

Di cabang fahmil Quran, kafilah Aceh Utara yang diperkuat Sri Berliana, Siti Sarah, Munirah, dan Siti Naurah, kemarin tampil meyakinkan di Aula DPRK Subulussalam. Selanjutnya Khairu Akbar dan Ainol Mardhiah tampil untuk cabang M2IQ di SMP 1 Simpang Kiri.

Di cabang tafsir yang berlangsung di gedung lama Setdako Subulussalam, tampil Mastura dan Ichsan Zulfadli, sedangkan untuk cabang hifzil 10 juz putra-putri di SMA Muhammadiyah, tampil Farah Nadia dan Habibul Achi.

Sementara itu, Wakil Ketua Kafilah Kota Subulussalam, Hermaini yang ditanyai mengatakan, timnya pada hari pertama mengikuti seluruh cabang dan tidak ada kendala yang ditemui, baik di kalangan peserta maupun official.

Hingga pukul 15.30 WIB, peserta Kota Subulussalam yang telah bertanding adalah Muhammad Khalil Qardawi untuk cabang hifzil Alquran 10 juz putra serta Muntazatul Armi Masriaton dan Asriati untuk cabang fahmil Quran putri.

Kemudian, untuk cabang tafsir bahasa Arab putra dan putri masing-masing tampil Muhammad Ikram Abdul Azis dan Bustiaraini.

Memasuki hari pertama penyelenggaraan MTQ kali ini sejumlah peserta terlihat masih gugup saat bertanding. Hal ini terpantau wartawan di sejumlah venue (lokasi pertandingan). Salah satunya terlihat dalam cabang tafsir bahasa Arab yang berlangsung di aula lama Setdako Subulussalam.

Dalam pertandingan itu, salah seorang peserta putra terlihat melakukan beberapa kesalahan kecil, sehingga anggota dewan hakim membunyikan bel, sebagai tanda kesalahan telah dilakukan peserta.  Kecanggungan yang sama terjadi di Lapangan Beringin Subulussalam, tempat pertanding cabang hifzil tilawah satu juz. (kh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved