MTQ Ke 31
Sekdako: Transaksi Selama MTQ Capai Rp 6 Miliar
Angka tersebut didapat dengan mengasumsikan jumlah tamu yang datang ke Kota Sada Kata itu
SUBULUSSALAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Subulussalam, Damhuri, memperkirakan nilai transaksi perdagangan yang terjadi selama perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi Aceh mencapai Rp 6 miliar.
“Angka tersebut didapat dengan mengasumsikan jumlah tamu yang datang ke Kota Sada Kata itu, yang didalamnya termasuk peserta dan official dari 23 kontingen,” kata Damhuri kepada Serambi, Minggu (30/6).
Damhuri memperhitungkan, ada sebanyak 2.000 orang yang datang untuk menyaksikan perhelatan MTQ. Dikatakan, asumsi 2.000-an tamu tersebut diambil dari jumlah kontingen setiap kabupaten/kota yang rata-rata 70 orang, ditambah dewan hakim, orang tua dan tamu lainnya yang datang.
Dari tamu tersebut, Damhuri memperkirakan setiap orang akan membelanjakan sekitar Rp 300 ribu per hari, sehingga jika dikalikan dengan lamanya waktu perhelatan 10 hari, maka uang yang dikeluarkan setiap irang sebesar Rp 3 juta. Jumlah tersebut dikalikan lagi dengan total yang hadir sebanyak 2.000 orang sehingga didapat Rp 6 miliar. “Itu perkiraan kita secara garis besar,” tuturnya.
Damhuri memastikan pelaksanaan MTQ sangat berdampak positif terhadap ekonomi kerakyatan. Usaha kecil menengah yang ada di Kota Subulussalam terdongkrak ketika perhelatan even keagamaan dua tahunan itu berlangsung.
Sejumlah warga berharap agar Pemko Subulussalam kembali menggelar kegiatan besar serupa pada tahun-tahun berikutnya. “Kami berharap acara-acara besar seperti ini sering digelar karena selama MTQ kemarin alhamdulillah pendapatan saya bertambah,” kata Sataruddin, salah seorang tukang beca.(kh)