SDN 1 Lhoksukon, Aceh Utara
MURID SDN 1 Lhoksukon, berlokasi di Desa Keude Lhoksukon, Aceh Utara setiap pagi sebelum proses belajar mengajar dimulai diajarkan membaca shalawat
Mengembangkan Kepribadian Islami
MURID SDN 1 Lhoksukon, berlokasi di Desa Keude Lhoksukon, Aceh Utara setiap pagi sebelum proses belajar mengajar dimulai diajarkan membaca shalawat, asmaul husna dan surah Yasin. Ratusan murid duduk rapi di halaman sekolah setempat. Membaca shalawat atau surah Yasin. Kegiatan ini bertujuan agar murid memiliki kepribadian Islami.
Sekolah yang didirikan tahun 1978 itu kini memiliki 227 murid. Mereka diajarkan oleh 14 guru pegawai negeri sipil (PNS), tiga guru bakti murni dan lima guru bakti sekolah. Seiring perubahan waktu, kini halaman sekolah itu dipenuhi aneka bunga dan tumbuhan. Ini pula yang mengantarkan sekolah itu meraih prestasi juara satu sekolah hijau versi Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Aceh Utara dua pekan lalu.
Sekolah yang mengantongi akreditasi B itu kini mulai berbenah. Setiap pekan, sekolah menggelar pelatihan manajemen kelas, cara mengajar yang baik dan sejumlah pelatihan lainnya untuk guru sekolah itu.
“Terkadang saya yang mengisi pelatihan. Selebihnya, kita undang pemateri lainnya. Kita ingin, agar guru menguasai teknologi informasi, sehingga mengajar bisa menggunakan proyektor dan membuat slide yang menarik untuk murid,” terang Kepala SDN 1 Lhoksukon, Hj Salamiah SPd kepada Serambi, Sabtu (6/7).
Selain itu, sambung Salamiah, pihaknya selalu mendorong murid sekolah itu untuk mengikuti berbagai lomba yang diselenggarakan pihak lain baik itu tingkat Kecamatan Lhoksukon maupun tingkat Kabupaten Aceh Utara. “Sehingga, murid memiliki semangat agar menang lomba. Prestasi murid, tentu sangat menyenangkan kami sebagai guru,” terang Salamiah.
Khusus untuk esktrakurikuler (eskul) sekolah itu memiliki kelompok tari, rebana, rohaniah Islam (Rohis), pramuka, tenis meja dan tim sepak bola. Namun, murid paling menggemari kelompok pramuka. “Untuk kegiatan Rohis, kami juga mendatangkan ulama dari lingkungan sekolah untuk mengajarkan anak-anak sehari dalam sepekan,” terang Salamiah.
Selain itu, agar murid mengetahui situs sejarah di Aceh, setiap semester murid sekolah itu diajar berkunjung ke Makam Sultan Malikussaleh di Kecamatan Samudera, rumah Cut Nyak Meutia di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Sehingga, murid tahu sejarah bangsanya sendiri.
Kini, sambung Salamiah, pihaknya terus berbenah. Berharap dukungan semua pihak, agar sekolah itu meraih prestasi lebih baik ke depan. Semoga. (masriadi sambo)
profil sekolah
* Nama: SDN 1 Lhoksukon
* Alamat: Desa Keude Lhoksukon, Aceh Utara
* Berdiri: 1978
* Ruang kelas: 9 unit
* Akreditasi: B
* Guru: 14 PNS, 3 bakti murni dan 5 bakti sekolah
* Murid: 227 orang
* Kepala sekolah: Salamiah SPd
* Prestasi: * Juara I Sekolah Hijau se-Aceh Utara 2013 * Juara I pidato bahasa Indonesia se-Aceh Utara 2012 * Juara II lomba baca puisi se-Aceh Utara 2012 * Juara II nyanyi solo tingkat Kecamatan Lhoksukon, 2012