Serambi Property

Apersi Aceh Ikut Pameran Rumah Murah

Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Seluruh Permukiman Indonesia (Apersi) Aceh mengikuti pameran rumah murah di Medan

Editor: bakri

* Animo Pengunjung Tinggi

BANDA ACEH - Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Seluruh Permukiman Indonesia (Apersi) Aceh mengikuti pameran rumah murah di Medan yang digelar Kementerian Perumahan Rakyat dari 28 Agustus sampai 1 September 2013. Animo pengunjung untuk mencari informasi tentang rumah murah tinggi, baik dari warga Medan maupun Aceh yang tinggal di Medan.

Ketua Apersi Aceh, Afwal Winardi ST MT, melalui telepon selular, Sabtu (30/8) mengatakan pameran rumah murah ini diikuti para anggota Apersi. Dia menyatakan sebagian besar pengunjung ingin mengetahui berbagai informasi tentang rumah murah, khususnya lokasi, skema kredit dan lainnya.

Pameran rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu dibuka Deputi Swadaya Kemenpera, Ir Jamin Ansyari di Palladium Mall, Medan pada Rabu (28/8/2013). Dia menjelaskan Apersi Aceh memperkenalkan rumah murah berharga Rp 88 juta/unit yang dibangun di Desa Air Tenang, Kuala Simpang, Aceh Tamiang, karena dekat dengan Medan.

“Pada hari pembukaan, dua warga Aceh yang tinggal di Medan langsung memesan dua unit rumah murah yang dibangun developer Apersi di Aceh Tamiang,” ungkapnya. Dia mengatakan, sebanyak 20 sampai 30 orang berkunjung ke stand Apersi Aceh per hari, sebagian warga Aceh yang tinggal atau sedang berkunjung ke Medan.

Dalam pameran ini, sebutnya, pihaknya mendapat dukungan kuat dari BRI Syariah, khususnya skema kredit untuk calon pembeli. Dia menjelaskan, BRI Syariah menawarkan pembelian rumah murah tanpa uang muka (DP) dan cicilan sampai 15 tahun, dengan syarat membuka rekening tabungan dan setoran awal Rp 3,3 juta.

“Promo dari BRI Syariah ini berlaku sampai Desember 2013 mendatang,” ujarnya. Seperti dilansir sebelumnya, rumah murah mendapat subsidi dari pemerintah yakni prasarana dan sarana umum (PSU) untuk developer dan suku bunga rendah untuk calon pembeli, melalui skim FLPP.

Dia menjelaskan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) berbeda dengan KPR komersial. “Untuk KPR FLPP, suku bunga dipatok 7,25 persen pertahun dengan cicilan maksimal sampai 20 tahun, sudah termasuk premi asuransi jiwa dan kebakaran,” ujar Afwal.

Sedangkan KPR komersil, katanya, suku bunga berdasarkan pasar, bisa naik atau juga turun dan saat ini di atas 10 persen per tahun. Dia berharap, Pemerintah Provinsi Aceh bersama Pemkab/Pemko di Aceh dapat mendukung pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah tetap atau juga tidak tetap.

Dia menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Aceh, termasuk DPRA, agar pemenuhan kebutuhan rumah layak huni dapat terpenuhi secara bertahap di Aceh. Afwal mengaku telah mendapat dukungan dari Pemkab Nagan Raya dan Aceh Tamiang, tempat pembangunan rumah murah saat ini.

Lokasi rumah di Aceh Tamiang berada di Desa Air Tenang yang berjarak sekitar 800 meter dari kantor pemerintahan dan dekat dengan sekolah, fasilitas kesehatan, pasar dan lainnya.

Dia mengungkapkan, awalnya akan dibangun sebanyak 180 unit, tetapi seiring tingginya permintaan, maka ditambah menjadi 250 unit.

Sementara, pembangunan rumah murah lainya di Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya sebanyak 197 unit. Sedangkan pembeli sudah mencapai 65 orang atau rata-rata bertambah 20 orang setiap pekan, khususnya dari kalangan PNS dan karyawan swasta.

Dia mengungkapkan, para PNS di lingkup Pemkab Nagan Raya masih mengharapkan dana bantuan dari Bapertarum untuk uang muka, berdasarkan golongan, antara Rp 13,2 juta sampai Rp 13,8 juta dan bantuan murni (BUM) juga menurut golongan antara Rp 1,2 juta sampai Rp 1,8 juta/orang.

Afwal Winardi menyatakan pameran rumah murah bersubsidi seharusnya juga digelar di Banda Aceh, sehingga warga Aceh dapat memperoleh informasi yang tepat dan benar. Dia berharap, Pemko Banda Aceh mendukung kegiatan tersebut. “Saya berharap, pameran rumah murah juga dapat digelar di Banda Aceh, minimal diikuti para developer lokal yang membangun rumah murah di Aceh,” katanya.(muh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved