PKA VI

Ratoh Jaroe dari Jakarta Menghentak Taman Ratu

RIBUAN pengunjung yang memadati Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, tadi malam--termasuk Gubernur Zaini Abdullah

Ratoh Jaroe dari Jakarta Menghentak Taman Ratu
Siswi SMA Al Azhar 4 Kemang Pratama Bekasi menampilkan tarian Ratoh Jaroe pada malam penutupan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA)-6 di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu (29/9) malam. SERAMBI/BUDI FATRIA 

Tari saman ratoh jaroe, menurut Kepala Anjungan Aceh Taman Mini Indonesia Indah, Cut Putri Alianur memiliki kisah panjang menembus tembok-tembok tebal dan tinggi di Jakarta.

Untuk menjadi tarian pilihan paling digemari remaja putri di Jakarta, tiga kreografer Aceh yang bertugas di Anjungan Aceh, Yusri, Taufik, dan T Kernusi mencoba masuk ke sekolah-sekolah untuk menjadi pelatih bagi siswa di sekolah-sekolah unggul di Jakarta.

Program kunjung sekolah oleh trio kreografer tersebut ternyata mendapat sambutan hangat. Hasilnya, saat ini, trio pelatih saman ratoh jaroe yang juga jebolan Taman Budaya Aceh telah jadi rebutan sekolah bergengsi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Kepala Perwakilan Aceh di Jakarta, Badri juga mengaku pihaknya akan terus berusaha membina kerja sama dengan sekolah tingkat SMP dan SMA se-Jabodetabek untuk mempromosikan budaya Aceh di Jakarta dan sekitarnya.

 Dari saman ke ratoh jaroe
Cut Putri Alianur mengisahkan, bermula dari usulan saman Gayo sebagai warisan dunia nonbenda. “Saat itu, tari saman tidak diperbolehkan lagi dimainkan oleh perempuan. Tapi oleh penari laki-laki dengan pakaian khas Gayo,” kata Cut Putri Alianur.

Saat itu, tarian saman yang biasa dimainkan remaja putri di pesisir berubah menjadi ratoh duek. Dari ratoh duek kemudian berubah lagi menjadi rateb meuseukat. Dan tari yang dimainkan 15-18 penari kini bernama saman ratoh jaroe.

Tarian yang dipersembahkan siswi kelas III SMA Al-Azhar 4 Bekasi di depan budayawan Aceh di Hermes Palace Hotel dan di Taman Ratu Safiatuddin, begitu energik dan atraktif. Menurut Kepala Perwakilan Pemerintah Aceh di Jakarta, Badri, untuk lebih mempopulerkan tarian tersebut pihaknya kini juga membuka diklat Sanggar Keumala Nanggroe di Anjungan Aceh TMII, dan dengan demikian diharapkan tari saman ratoh jaroe akan lebih mendunia.(m nasir yusuf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved