Lagi, Satu Jamaah Haji Aceh Meninggal
Seorang lagi jamaah haji Aceh meninggal dunia, sehingga jumlahnya jadi tiga. Nama jamaah yang meninggal pada Rabu (23/10) pukul
BANDA ACEH - Seorang lagi jamaah haji Aceh meninggal dunia, sehingga jumlahnya jadi tiga. Nama jamaah yang meninggal pada Rabu (23/10) pukul 5.00 Waktu Arab Saudi (WAS) itu adalah Ibnu Saadan bin Ismail (63), warga Geuceu Inem Meuraxa, Kota Banda Aceh.
Menurut keterangan Kepala Bidang (Kabid) Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Drs H Herman MSc, Rabu kemarin, Ibnu Saadan meninggal dalam perawatan di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekkah.
Awalnya, kata Herman, jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 7 itu sesak napas, lalu dirawat oleh petugas kesehatan di kloternya. “Tapi kemudian dari pemondokan dibawa ke BPIH. Takdir berkata lain, sesampai di BPHI beliau dipanggil Allah. Almarhum dimakamkan pada hari itu juga di Syarayi Mekkah,” kata Herman.
Kematian Ibnu Saadan menambah jumlah jamaah haji Aceh yang berpulang di Tanah Suci tahun ini. Sebelumnya, dua jamaah haji Aceh kloter 5 meninggal di Arab Saudi, setelah sempat dirawat karena sakit. Pertama, Khalidin bin Dullah Ahmad (67), warga Dusun Hulu Barat Daya, Aceh Selatan yang meninggal Minggu (20/10) pukul 22.00 WAS di pemondokan karena sakit paru-paru. Kedua, Razwan bin Andah, warga Gampong Sawang Teube, Kaway XVI, Aceh Barat yang meninggal Senin (21/10) pukul 11.00 WAS di Rumah Sakit Arab Saudi karena mengalami syokseptik.
“Hingga saat ini informasi yang kita terima, jamaah haji Aceh yang meninggal di Arab Saudi cuma tiga orang. Kita doakan semoga yang lainnya dalam keadaan sehat dan selamat sampai ke Aceh,” imbuhnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari ketua kloter masing-masing, Herman mengatakan, ada empat jamaah haji Aceh yang kini menjalani perawatan di Tanah Suci. Mereka adalah Kasih binti Sertan (78), asal Aceh Tenggara yang tergabung dalam kloter 4. Ia terjatuh dari tempat tidurnya saat terlelap di pemondokan. Petugas kesehatan langsung memboyongnya ke rumah sakit Arab Saudi.
Jamaah lainnya adalah Tajuddin (55) asal Woyla, Aceh Barat yang tergabung dalam kloter 5. Ia kini sedang dirawat di BPHI. Dua orang lainnya berasal dari Aceh Selaytan, masing-masing Siti Nurbaya (79) dan Huriah binti Tamboyon (62). Kecuali Kasih binti Sertan yang terjatuh dari tempat tidur, tiga orang lainnya, menurut Herman, mengalami sesak napas, sehingga harus dirawat. (hs)