Gempa Aceh

Kerugian Gempa Tangse Mencapai Rp 29,3 M

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie menyebutkan, data kerusakan dan kerugian akibat gempa Tangse yang terjadi Selasa (22/10)

Editor: bakri

SIGLI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie menyebutkan, data kerusakan dan kerugian akibat gempa Tangse yang terjadi Selasa (22/10) mencapai Rp 29,3 miliar.

“Data ini diperoleh dari tim verifikasi data kerusakan gempa yang melibatkan semua unsur yang turun ke lokasi selama seminggu,”kata Kepala Pelaksana BPBD Pidie, Apriadi SSos kepada Serambi, Senin (11/11).

Disebutkan, kecamatan yang parah rusak akibat gempa itu adalah Kecamatan Tangse yang mencapai 19 desa. Sedangkan Kecamatan Mane hanya dialami satu desa saja. “Kerusakan dan kerugian tersebut meliputi 5 bidang yaitu perumahan dan permukiman, infrastruktur, sarana pendidikan, kesehatan dan keagamaan,” ujar Apriadi.

Dia merincikan, dari angka Rp 29,3 miliar itu, total kerugian di bidang perumahan mencapai Rp 12,2 miliar. Bidang infrastruktur (jalan, irigasi) Rp 1,9 miliar. Lalu pendidikan Rp 5,3 miliar, kesehatan Rp 322 juta, keagamaan Rp 9,3 miliar

Ditambah fasilitas lainnya yang mencapai mencapai Rp 160 juta yang meliputi kerusakan ringan di Kantor Camat, Koramil dan Polsek. “Tim ini terdiri dari lima tim, maka dalam tempo seminggu sudah selesai mendata,” katanya.

Informasi senada terkait kerugian gempa juga diperoleh Serambi, Senin kemarin dari Kepala Bappeda Pidie, Muhammad Adam ST MM. Menurut Kepala Bappeda itu dana tersebut diprioritaskan untuk penanganan soal kerusakan rumah.

“Kami prioritas penanganan rumah rusak terlebih dahulu. Kita akan bantu dari dana bantuan APBA yang Rp 6 miliar,” katanya. Selanjutnya, tambah Adam, pihaknya akan menyampaikan data kerugian akibat gempa ini ke Badan Penanggulangan Bencana Aceh dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

Dari data hasil verifikasi tim ke lokasi jumlah rumah rusak berat (RB) sebanyak 107 unit. Selanjutnya Rusak Sedang (RS) sebanyak 130 unit dan Rusak Ringan (RR) sebanyak 363 unit.(aya)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved