Kamis, 11 Juni 2026

Berita Lhokseumawe

Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Perusahaan Harus Tingkatkan Zakat ke Baitul Mal

Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abu Bakar, menegaskan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban individu, tetapi juga tanggung jawab korporasi

Tayang:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
SOSIALISASI ZISWAF: Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abu Bakar, SH, MH bersama Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe Dr Damanhur Abbas, Lc, MA menggelar kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Lhokseumawe, Jumat (23/1/2026) 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abu Bakar, SH, MH bersama Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe Dr Damanhur Abbas, Lc, MA menggelar kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Lhokseumawe. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kota (Sekdako) Lhokseumawe dan diikuti oleh perwakilan dari 64 perusahaan, Jumat (23/1/2026).

Dalam arahannya, Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abu Bakar, menegaskan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban individu, tetapi juga tanggung jawab korporasi.

“Zakat bukan sekadar ibadah individu, tetapi juga merupakan ibadah korporasi yang memiliki dampak besar bagi pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap melalui sosialisasi ini, perusahaan dapat memahami pentingnya peran zakat dalam menciptakan keadilan sosial serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Lhokseumawe Butuh Rp1,2 Triliun untuk Rehab Rekon Pascabencana, Ini Data Lengkapnya

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. Damanhur Abbas, Lc, MA, menyampaikan bahwa kepatuhan perusahaan dalam menunaikan ZISWAF akan memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Jika perusahaan taat membayar zakat, maka hal tersebut secara langsung telah meningkatkan kesejahteraan Kota Lhokseumawe,” ungkapnya.

Dana ZISWAF yang dikelola secara profesional

Menurut Damanhur, dana ZISWAF yang dikelola secara profesional oleh Baitul Mal disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, dan tepat sasaran tidak tumpang tindih, sekaligus dapat mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi umat.

Baca juga: Aceh Utara Butuh Dana Rehab dan Rekon Pascabanjir Capai Rp 26,6 Triliun, Terbanyak Untuk Rumah

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Baitul Mal, dan sektor swasta dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kota Lhokseumawe.

Damanhur menambahkan, pihaknya perlu membuktikan kebenaran apa yang sudah dikatakan benar oleh Allah sebagaimana Firman Allah “Ambillah sebagian kecil dari harta mereka zakat, untuk mensucikan”.

"Artinya zakat bermakna untuk tumbuh berkembang, inilah yang dimaksud dengan multi player efek, perusahaan yang membayar zakat dapat meningkatkan pendapatan dan masyarakat yang dibantu menjadi sejahtera," tutup Damanhur.(*)

Baca juga: Kepastian Status, Bupati Al-Farlaky Lantik 4.816 PPPK Paruh Waktu di Aceh Timur

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved