Serambi Property

REI Targetkan 10.500 Rumah Murah

RealEstat Indonesia (REI) Aceh menargetkan pembangunan 10.500 unit rumah murah bersubsidi pemerintah pada 2014

Editor: hasyim

* Tersebar di 23 Kabupaten/Kota

BANDA ACEH - RealEstat Indonesia (REI) Aceh menargetkan pembangunan 10.500 unit rumah murah bersubsidi pemerintah pada 2014. Hal itu untuk mendukung program rumah sejahtera tapak (RST) yang dicanangkan pemerintah beberapa waktu lalu, dimana REI Aceh sebenarnya diminta membangun 120.000 unit rumah pada tahun ini.

Ketua REI Aceh, Zulfikar SEAk, Sabtu (11/1) menyatakan telah menghubungi Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) atas rencana pembangunan 10.500 unit rumah murah di Aceh. Dia yang mengaku sedang di Jakarta menyatakan telah mengirim surat permohonan atas pembangunan tersebut.

“Kami merencanakan pembangunan 10.500 unit rumah murah di seluruh Aceh pada tahun ini yang dibangun oleh para developer dibawah REI Aceh,” ujarnya. Dia menjelaskan, juga telah menghubungi para pejabat daerah di Aceh untuk meminta dukungan pembangunan rumah murah.

“Peran pemerintah daerah sangatlah besar, oleh karena itu kami para pengembang sangat mengharapkan dukungannya,” katanya. Dia mengakui jumlah tersebut cukup proporsional untuk tahun ini, walau masih jauh dari target yang ditetapkan DPP REI Pusat, sebanyak 120.00 unit.

Dia mengaku optimis, rencana tersebut akan terealisi melalui dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah maupun pusat. “Hal ini akan dapat terwujud, melalui kerjasama semua pihak dan kerja keras,” ujarnya.

Apalagi, sebutnya, Aceh memiliki potensi besar untuk pengembangan bidang property, khususnya lahan yang tersedia masih sangat luas. “Saya sangat yakin, Aceh akan menjadi salah satu daerah yang paling diminati para investor untuk dijadikan ladang investasi di masa mendatang,” harapnya.

Warga yang ingin mendapatkan informasi tentang rumah murah dan komersil dapat menghubungi Sekretariat REI di Jalan T Iskandar, Sp BPKP Ulee Kareng, Banda Aceh No 2, Telp. 0651-32414 atau juga Kantor BS Property, Jalan Tepi Kali, Banda Aceh. Jika anda sibuk, maka dapat menghubungi langsung nomor HP 0852-7799-4561.

Seperti diketahui, REI Aceh membangun rumah murah di kawasan Aceh Besar yakni Blangbintang dan Jantho, serta di Mata Ie, selain di Tibang, Banda Aceh dengan jumlah seribuan unit. Begitu juga dengan anggota REI yang membangun ratusan unit rumah komersil di seputaran Banda Aceh dan sekitarnya.

Sementara itu, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Aceh menargetkan pembangunan 1.700 unit rumah yang tersebar di wilayah timur dan barat Aceh pada 2014. Harga rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu, dipatok antara Rp 95 juta sampai Rp 115 juta/unit, tergantung lokasi.

Apersi Aceh telah memetakan lokasi rumah yakni 300 unit di Lamtrieng, 300 unit di Cot Iri dan 350 unit di Punie, Mata Ie Aceh Besar. Kemudian 180 unit di Jeulikat, Lhoksumawe; 270 unit di Kp Jalan, Idi; 150 unit di Sekarak Pasi, Tamiang; 200 unit di Ujung Fatihah, Nagan Raya dan 225 unit di Alue Lhok, Nagan Raya.(muh)

lokasi rumah
* 500 Unit di Aceh Barat
* 300 Unit di Aceh Barat Daya
* 700 Unit di Aceh Besar
* 500 Unit di Aceh Jaya
* 400 Unit di Aceh Selatan    
* 300 Unit di Singkil    
* 300 Unit di Tamiang    
* 400 Unit di Aceh Tengah    
* 300 unit di Aceh Tenggara    
* 500 Unit di Aceh Timur    
* 700 Unit di Aceh Utara    
* 500 Unit di Bener Meriah    
* 600 Unit di Bireuen    
* 400 Unit di Gayo Lues    
* 500 Unit di Nagan Raya    
* 700 Unit di Pidie    
* 700 Unit di Pidie Jaya    
* 300 Unit di Simeulue    
* 400 Unit di Banda Aceh    
* 600 Unit di Langsa    
* 300 Unit di Lhokseumawe    
* 300 Unit di Sabang    
* 300 Unit di Subulussalam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved