Jumat, 24 April 2026

Winda Ulfa, Duta Aceh di Kontes Puteri Indonesia 2014

PROVINSI Aceh kembali mengirimkan perwakilannya ke Kontes Puteri Indonesia 2014 yang berlangsung di Jakarta

Editor: bakri

PROVINSI Aceh kembali mengirimkan perwakilannya ke Kontes Puteri Indonesia 2014 yang berlangsung di Jakarta, pada 19-29 Januari ini. Adalah Winda Ulfa, dara kelahiran Banda Aceh, 2 November 1994 terpilih sebagai duta Provinsi Aceh di ajang paling bergengsi itu.

Putri pasangan Mukhtar dan Rosnidar, yang akrab disapa dengan panggilan Winda itu, bertekat menyuarakan program Anti Kekerasan terhadap Anak dan Wanita (Ansananta) di ajang tersebut. “Langkah awal menjalankan program ini adalah sosialisasi ke beberapa sekolah di Banda Aceh dan Talk Show di stasiun TV,” katanya dalam satu wawancara dengan Serambi, di Banda Aceh, Kamis (16/1) lalu.

Dia berharap program ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi angka kematian terhadap anak dan wanita di Aceh, maupun di Indonesia. “Saya juga sudah persiapkan apa-apa yang diperlukan selama di Jakarta nanti, termasuk soal program Ansananta ini,” ujarnya.

Menurut Winda, program itu ia gagas karena ingin melindungi para anak-anak dan kaum wanita karena melihat tingginya angka kematian yang disebabkan oleh kekerasan terhadap anak di bawah umur dan wanita.

Tak hanya itu, gadis yang aktif di Aceh Model Community (AMC) ini juga akan menjaga citra Aceh yang dikenal bersyariat dengan tetap mengenakan jilbab pada Kontes Puteri Indonesia 2014. Selain tentunya mempromosikan sejumlah obyek wisata di Aceh, seperti wisata alam, syariat, dan sejarah.

“Sebagai perwakilan Aceh yang dikenal dengan daerah syariat Islam, saya tetap akan mengenakan jilbab selama di sana,” katanya.

Saat ini Winda tercatat sebagai mahasiswi semester tiga Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh. Ia terpilih sebagai finalis Puteri Indonesia mewakili Aceh setelah mengalahkan 19 kontestan lain dari Aceh.

“Awalnya saya mengirimkan berkas pendaftaran dan lolos menjadi enam besar. Setelah itu ikut lagi tes selanjutnya dan masuk tiga besar. Saat pengumuman terakhir, saya ternyata jadi peserta yang mewakili Aceh. Rasanya tidak percaya dan kaget, tapi senang juga,” ungkapnya.

Selama di Jakarta, Winda dan 38 finalis Puteri Indonesia akan dikarantina di Hotel Sahid dan menjalani berbagai kegiatan.

“Saya akan berusaha mengharumkan nama Aceh serta memperkenalkan daerah Aceh dengan segala daya tarik yang dimiliki baik di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu saya mohon doa dan dukungan masyarakat Aceh agar bisa menjadi yang terbaik di ajang Putri Indonesia 2014 dengan cara ketik sms PPIK ACEH, lalu kirim 7288,” kata Winda penuh harap. (sri wahyuni)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved