Super Ball
Lahir dari Perbincangan di Warkop
SSB Takengon United merupakan tim yang sudah dua kali mengikuti kejuaraan Aqua DNC 2014. Namun di tahun sebelumnya
SSB Takengon United merupakan tim yang sudah dua kali mengikuti kejuaraan Aqua DNC 2014. Namun di tahun sebelumnya, tim asuhan Nasruan tak mampu mencapai final lantaran kondisi maupun materi pemain yang masih kurang maksimal ketika itu. Merunut sekelumit sejarah berdirinya klub usia dini tersebut, SSB Takengon United rupanya dibidani oleh sejumlah pecinta si kulit bundar. Melalui perbincangan sejumlah “penggila” sepakbola di warung kopi (warkop), terbentuklah satu tim yang kemudian ditabalkan nama SSB Takengon United, yang kini juga masih berada di bawah Komite Liga Aceh.
Membentuk satu tim sepak bola, bukanlah perkara mudah untuk dilakoni. Di samping butuh banyak waktu, yang tak kalah penting harus memiliki kantong tebal untuk membiayai kelangsungan klub.
Namun, berdasarkan tekad serta keinginan menciptakan satu tim tangguh di masa yang akan datang dari dataran tinggi Gayo, para bolamania Tanah Gayo seperti Direktur RSU Datu Beru Takengon Dr Hardi Yanis, Lutfia Kamal, Yusrin, dan Yahdi Hasan Ramut, membuat satu klub bola yang diberi nama Takengon United pada tahun 2011. Pembentukan tim itu berawal dari perbincangan sederhana di warung kopi sembari menyeruput kopi arabika khas Gayo.
Gagasan itu akhirnya berkembang dengan terbentuknya klub Takengon United. Beberapa orang pecinta bola lainnya seperti Nasruan, M Suhaili, serta Yusrin, kemudian kembali menelurkan satu tim usia dini. Terciptalah SSB Takengon Takengon di awal tahun 2012 untuk mengikuti Piala Danone 2012.
Pada awal lahirnya, SSB Takengon United masih kurang beruntung ketika untuk kali pertama berlaga di even usia dini tersebut. Namun untuk tahun ini, pihak managemen dengan berani menargetkan SSB Takengon United bisa menembus final tingkat provinsi.
Optimisme itu bisa jadi karena kini SSB Takengon United telah memiliki sejumlah pemain yang mempunyai skill terbaik. Bukan tak mungkin, jika bibit muda yang ditempa di SSB Takengon United itu, nantinya bisa menjadi pemain berkelas. Dilihat dari gaya maupun pola permainan anak asuh Nasruan tersebut, tak diragukan lagi target final bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai.
Tercatat, ada sederet punggawa SSB Takengon United ayng dapat diandalkan alam Aqua DNC 2014, seperti Fitra Akbar, striker yang memiliki kecepatan dan akselerasi cukup mumpuni. Selain itu, Akbar Linge Abdul Wahab yang ditempatkan sebagai gelandang juga sangat piawai dalam mengatur dan menyuplai bola kepada rekan setimnya. Akbar Linge memiliki operan yang sangat akurat.
Tak ketinggalan, di posisi pertahanan ada sosok Radika Dwijaya sebagai libero (stopper) yang cukup tangguh dalam segala duel, baik bola atas maupun bawah. Radika juga cukup piawai menjaga pergerakan penyerang lawan. Disamping dia dikenal memiliki karakter tendangan keras dan tajam. Secara keseluruhan, pemain SSB Takengon United cukup memenuhi syarat untuk bersaing di tingkat provinsi. Termasuk penjaga gawang Mi’raj, diandalkan menjadi kiper utama lantaran memiliki reflek yang baik.(c35)