Super Ball

Latihan Berpindah-pindah

SEJAK terbentuk sembilan tahun lalu, SSB Brata Reuleut, Kota Juang Bireuen selalu menajalani latihan secara

Editor: bakri

SEJAK terbentuk sembilan tahun lalu, SSB Brata Reuleut, Kota Juang Bireuen selalu menajalani latihan secara berpindah-pindah. Kondisi itu terpaksa dilakukan akibat kurang mendukungnya lapangan di Desa Reuleut. Bahkan sejak dulu hingga kini, di Desa Reuleut belum ada lapangan sepakbola yang layak atau berkualitas. Sehingga anak-anak Reuluet harus latihan di lapangan desa tetangga, atau desa lainnya.

Awalnya latihan dipusatkan di lapangan sederhana alias ‘lampoh u’ (lapangan kebun kelapa) di Desa Reuleut. Kemudian pindah ke lapangan Desa Geulumpang Payong, Jeumpa. Lalu pindah lagi ke lapangan Desa Lipah Rayeuk, Jeumpa. Sesekali anak-anak SSB Brata juga memanfaatkan lapangan Stadion Cot Gapu untuk latihan. 

Pun demikian, ada juga hikmah yang dipetik dari kondisi ‘nomaden’ tersebut. Pasalnya, sejak latihan berpindah-pindah, kini pemain SSB Brata Reuleut bukan hanya berasal dari Desa Reuleut atau dari beberapa desa di Kota Juang. Bahkan, para pemain dari desa luar Kecamatan Kota Juang pun sudah banyak yang latihan bersama SSB Brata. Seperti dari Peusangan, Peudada, Kutablang, Jeumpa, Juli, Jeunieb, bahkan dari luar Kabupaten Bireuen pun ada yang bergabung bersama SSB Brata.

Sehingga tidak heran, jika SSB Brata mengikuti even atau ajang sepakbola tingkat usai dini, ada pemain mereka yang berasal dari luar Desa Reuleut atau luar Kota Juang, maupun dari kabupaten lain. Namun mereka semuanya berlatih bersama SSB Brata Reuleut.

“Meskipun belum ada lapangan sepakbola yang layak di Desa Reuleut, namun SSB Brata Reuleut pantas berbangga karena telah melahirkan segudang pemain sepakbola yang handal di Bireuen khususnya dan maupun Aceh dan nasional,” kata Cek Rukma, Pelatih SSB Brata.

Ditambahkan dia, walau tim asuhannya jarang meraih juara pada ajang sepakbola usia dini, namun tujuan utama SSB Brata Reuleut bukanlah untuk merebut gelar juara. Tapi target mereka adalah melahirkan pesepakbola yang handal untuk masa depan. “Target kami bukan untuk meraih juara, tapi pemain kami harus memiliki kemampuan dan bisa diandalkan untuk masa depan,” demikian Cek Rukma.(c38)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved