Menatap Aceh
Geliat Kreasi Anak Negeri
Liukan tubuh, guncangan kaki, gelengan kepala dan lompatan seperti akrobat telah menghentakkan pagelaran seni
Liukan tubuh, guncangan kaki, gelengan kepala dan lompatan seperti akrobat telah menghentakkan pagelaran seni, “Tangloeng Dance Festival 2” di gedung Taman Budaya, Banda Aceh pada 15 dan 16 Februari 2014 malam. Tanpa gembar-gembor sana-sini, sebanyak 33 sanggar tari dari 23 kabupaten/kota di Aceh mengikuti event yang digelar oleh sanggar Seulanga, Banda Aceh untuk kedua kalinya.
Kepiawaian para koreografer menata tarian Aceh dalam bentuk lebih hidup, membuat para pengunjung yang memenuhi kursi penonton berdecak kagum. Satu persatu sanggar tari memperlihatkan kebolehannya membawakan tarian Aceh kreasi baru yang dikemas dalam irama lain, tetapi tidak menghilangkan identitas aslinya.
Kemampuan menciptakan sebuah tarian kreasi baru tidaklah terlepas dari damainya negeri ini. Kegembiraan para penari saat tampil di atas panggung juga menyiratkan rakyat di ujung barat ini merasakan hal yang sama. Inilah, geliat kreasi anak negeri yang ingin menunjukkan, tarian juga mampu menyuarakan kondisi negeri.
TEKS: SERAMBI/M NUR
FOTO: SERAMBI/M ANSHAR