Super Ball
Membentuk Karakter Bermain
FANATISME untuk membela tim daerah sering muncul saat menghadapi tiap lawan dari luar. Ini sangat menguntungkan
FANATISME untuk membela tim daerah sering muncul saat menghadapi tiap lawan dari luar. Ini sangat menguntungkan untuk menambah semangat juang agar meraih yang bagus. Bahkan fanatisme menjadi senjata penting untuk membela nama daerah dari upaya lawan untuk menjatuhkanya.
Kini semangat itu juga ingin supaya bisa muncul pada Tim U-21 PSSI Aceh yang sedang dipersiapkan untuk menghadapi Timnas U-19 pada akhir Mei atau awal Juni mendatang. Kumpulan anak-anak Aceh dari berbagai daerah ini juga punya semangat tinggi untuk membela nama daerah. Apalagi, rekor bagus Timnas U-19 yang sulit dikalahkan menambah motivasi dan ambisi anak-anak Aceh.
Ini merupakan kesempatan membuktikan kekuatan yang dimiliki pemain dalam pertandingan yang dinantikan banyak pihak. “Sisa waktu yang ada ini terus dimanfaatkan untuk mempersiapkan tim ini supaya lebih bagus,” ujar Asisten Pelatih Tim U-21 PSSI Aceh, Wahidin Usman yang akrab disapa Buyung ini.
Hingga kini, kata Buyung, latihan terus difokuskan untuk mempersiapkan tim yang solid. Mulai dari kekompakan tim di lapangan dalam menghadapi lawan, hingga termasuk kebersamaan di luar lapangan. Bahkan berbagai strategi juga menjadi agenda yang harus diketahui oleh pemain mulai dari cara menyerang dan bertahan saat mengantisipasi serangan lawan.
Latihan berlangsung setiap hari kecuali Minggu. Jadwal latihan juga cukup ketat pagi sore mulai pukul 07.00-09.30 WIB dan dilanjutkan sore sejak pukul 16.30-18.30 WIB. “Melalui latihan rutin ini diharapkan bisa terbentuk tim yang siap melawan Timnas U-19,” harapnya.
Untuk mengukur perkembangan materi latihan, kata Wahidin, dilakukan ujicoba dengan berbagai tim lain. Ujicoba ini diperlukan untuk mempraktekkan materi selama latihan. Sehingga melalui ujicoba bisa diketahui kekuatan dan kelemahan pemain di setiap lini. Karena hal yang ingin dilihat dari laga ujicoba ini bukan skor akhir, tapi permainan yang diperlihatkan antarlini. “Di samping itu diperlukan ujicoba agar pemain tak bosan menjalani latihan rutin,” ujar pelatih yang pernah membawa Pidie United menjadi juara Liga Aceh, dan juara di Arafura Games Australia Tahun 2011 itu.(adi)