Serambi Spiritual
Jauhi Sifat-Sifat Setan
Kunci utama berpuasa adalah pengendalian diri, baik mengendalikan diri untuk tidak makan dan minum di siang hari serta menjaga seluruh anggota tubuh
Penulis: Jalimin | Editor: Jalimin
Laporan : Jalimin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kunci utama berpuasa adalah pengendalian diri, baik mengendalikan diri untuk tidak makan dan minum di siang hari serta menjaga seluruh anggota tubuh agar tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, berpuasa juga sebagai upaya untuk meningkatkan derajat ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan berpuasa dan mengamalkan segara perintah Allah SWT selama bulan puasa, akan meningkatkan martabat seseorang di hadapan Allah SWT. Selama bulan puasa, juga dianjurkan untuk menambah Ibadah Malam (Qiyamullail) agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Hal itu dikatakan, Tgk H Syukri Daud Pango, Pimpinan Dayah Raudhatul Hikmah, Gampong Pango, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, dalam dialog interaktif program "Serambi Spiritual" kerjasama dengan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) dengan tema 'Hikmah Puasa' di Studio Serambi FM Jalan Raya Lambaro, Desa Meunasah Manyang PA, Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (22/7/2014).
Alumni Pondok Pesantren Darussalam Labuhan Haji Aceh Selatan itu mengatakan, hawa nafsu harus dikendalikan, sehingga nafsu seorang muslim tidak dirasuki oleh setan ke dalamnya, apabila nafsu sudah dipengaruhi oleh unsur syetaniah, maka seorang muslim akan didominasi dengan rasa dengki, suatu sifat yang tidak senang melihat kelebihan atau kekayaan orang lain. Sedangkan karakter setan adalah mengajak untuk mengerjakan kepada kemungkaran dan menjahi kebajikan. Seorang yang mampu mengendalikan hawa nafsu, lanjut Syukri Daud, maka derajat seseorang di hadapan Allah SWT lebih mulia dan lebih tinggi dari manusia lainya.
Sementara sikap buruk manusia lain yakni ingin memiliki sifat ketuhanan, yakni sifat takabur dan merasa dirinya banyak berbuat ibadah, dan bentuk amalan-amalan lainnya. Selain itu, seorang yang ingin dipuji secara berlebihan juga menjadikan seorang manusia terjerumus dalam sifat-sifat ketuhanan, sedangkan sifat yang perlu dihindari lainnya adalah ingin hidup kekal (abadi), padahal hidup kekal (abadi) adalah milik Allah SWT. Cara menghindari sifat-sifat buruk ini adalah dengan membersihkan hati sebagai perjalanan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Untuk membersihkan hati, seorang muslim dianjurkan untuk melaksanakan shalat, karena shalat itu adalah obat penyakit hati.
Program "Serambi Spiritual" ini berlangsung setiap hari selama Ramadhan 1435 H, pukul 10.00‑11.00 WIB dilaksanakan atas kerja sama dengan pihak Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI). Dialog Serambi Spiritual, Selasa (22/7/2014) dengan tema 'Hikmah Puasa' yang dibawakan oleh pemateri Teungku H Syukri Daud Pango, pandu oleh Host Serambi FM 90,2 MHz, Dosi Alfian.(*)