Puisi

Jakarta Hujan

biarkan jemuran bermain hujan janganlah kau mengkhawatirkan

Karya Mustafa Ismail

biarkan jemuran bermain hujan
janganlah kau mengkhawatirkan
kesehatannya secara berlebihan.

Tarian Hujan

aku ingin melihat kau
menari-nari dalam hujan
sampai mabuk
sampai suntuk
sampai kampung-kampung terlelap
sampai kau dan aku terdiam.

Kenangan Hujan

hujan kembali mengucur
menari di atas rambutmu
mengirim kenangan dari masa lalu,
dari kensunyian yang sangat

Mimpi Hujan

hujan telah reda
tapi wajahmu masih basah
matamu  masih merah
setelah anak-anakmu rebah
dalam mimpi semalam.

Kota Hujan

apakah di kotamu hujan
mengalirkan airmatamu ke sungai
bikin mimpimu  jadi basah
malam rekah.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved