Puisi
Kertas
pada lembaran kertas tak bersalah pena mulai menulis makian tak pantas
Karya Darang Melati
pada lembaran kertas tak bersalah
pena mulai menulis makian tak pantas
tinta mulai kehilangan akal sehat
mengalirkan tulisan-tulisan jahat
kertas hanya menahan goresan sakit si penulis
sebelum berubah warna
oleh rasa ngilu terpendam
kebusukan yang terpahat
adakah sepotong kertas lain yang bersedia di sakiti lagi
menampung kisah, disentuh oleh Times New Roman
kertas yang dimuntahkan mesin-mesin itu
bertuliskan teori dan pengetahuan
barangkali dia tersakiti, meskipun bersih dari noda
silih berganti kertas datang
menakutii si penulis
berbentuk tanda setuju yang diharapkan
hingga akhirnya setelah ribuan kertas mati dengan luka-luka
baru lah hadir satu kertas paling menawan
Kedai Kopi
di kedai kopi
kita akan menemukan sebuah takdir
katamu di antara dua bangku kosong
kedai ini juga menyukai hal-hal yg akan hilang
pengunjung, kehangatan, dan kecemasan
yang kita selesaikan dengan genggaman tangan
secangkir kopi di kedai ini,
menyembunyikan sesuatu
dengan seseorang yang tengah sibuk
memperpanjang masa lalu
* Darang Melati, kelahiran 29 Februari 1992. Mahasiswa FKIP Bahasa Inggris Unsyiah. Dia juga seorang pembuat film dokumenter.
Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |