Nelayan Minta Tambah Solar di SPBN Lampulo
Sejumlah nelayan di kawasan Lampulo, Banda Aceh meminta pemerintah atau pihak terkait untuk menambah pasokan solar
BANDA ACEH - Sejumlah nelayan di kawasan Lampulo, Banda Aceh meminta pemerintah atau pihak terkait untuk menambah pasokan solar bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Lampulo. Pasalnya, dalam sepekan terakhir ini, nelayan kerap memarkir boat di TPI Lampulo hingga dua hari karena stok solar habis.
“Kemarin sempat tidak ada solar satu hari, habis stok. Giliran ada seperti ini, kita harus antre berjam-jam untuk menunggu giliran pengisian,” kata nelayan di Lampulo, Rusli (28) kepada Serambi kemarin didampingi sejumlah nekayan lainnya.
Sebelumya, kata Rusli, ia juga pernah mengantre hingga dua hari karena tidak ada solar. Kondisi itu membuatnya tidak bisa melaut hingga ketersediaan solar kembali tersedia di SPBN itu.
Rusli menambahkan jumlah solar dibutuhkan untuk boat miliknya mencapai sepuluh drum dalam seminggu dengan kapasitas 220 liter per drum, namun jumlah itu selama ini sering tak terpenuhi karena kurangnya pasokan di SPBN Lampulo. “Kita tidak permasalahkan harganya berapa per liter, tapi kita mau pasokan bisa ditambah di SPBN ini karena kebutuhan solar nelayan cukup banyak,” ujarnya.
Operator SPBN Lampulo, Syarifuddin mengatakan jumlah pasokan solar selama ini sudah ditambah dari sebelumnya 198 ton per bulan menjadi 248 ton per bulan atau ditambah 50 ton oleh Pertamina. “Tetapi itu juga belum cukup untuk memenuhi kebutuhan solar para nelayan,” kata Syarifuddin ketika dikonformasi Serambi kemarin.
Menurut Syarifuddin, jumlah solar yang harus dipenuhi untuk para nelayan itu mencapai delapan ton. Jumlah itu untuk semua jenis boat, baik boat besar maupun boat kecil. Karena itu, meski selama ini stok solar sudah ditambah, masih saja pas-pasan untuk kebutuhan nelayan. “Kita berharap ditambah lagi dan lihat perkembangannya ke depan,” ujar Syarifuddin. (sb)
Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |