Rabu, 8 April 2026

Banjir belum Surut di Atim, Kerugian Materil Rp 200 M

Memasuki hari ke 11 banjir melanda Aceh Timur yang terjadi sejak Kamis (18/12) lalu, hingga Minggu (28/12) lintas Ranto Peureulak

Editor: hasyim

IDI - Memasuki hari ke 11 banjir melanda Aceh Timur yang terjadi sejak Kamis (18/12) lalu, hingga Minggu (28/12) lintas Ranto Peureulak-Peunaron masih lumpuh. Sebab, genangan air di badan jalan kawasan Desa Beurandang masih tinggi. Sementara kerugian materil akibat bencana itu di Aceh Timur diperkirakan mencapai Rp 200 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Timur, Ir Mahyuddin kepada Serambi mengatakan, terkait abotment jembatan beton di Desa Beurandang yang amblas akibat digerus banjir pihaknya telah melaporkan ke Dinas Bina Marga Provinsi Aceh. Sebab, jalan tersebut adalah jalan provinsi sehingga untuk memperbaikinya adalah tanggungjawab provinsi pula. Katanya, upaya perbaikan infrastruktur yang rusak itu akan dilakukan setelah banjir surut.

Disebutkan Mahyuddin, kerugian materil akibat kerusakan insfrastrutur akibat banjir di Aceh Timur secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 200 miliar. Kerusiakan itu meliputi, jalan, jembatan, irigasi, dan perumahan masyarakat.

“Setelah banjir surut infratruktur yang rusak itu akan ditangani secara darurat. Selanjutnya akan diprioritaskan dibangun kembali secara permanen,”ujar Mahyuddin. Selain itu, pedataan secara detail terhadap infrastruktur yang rusak itu juga akan dilakukan kembali setelah banjir benar-benar tidak ada lagi.(c49)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

Tags
banjir
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved