Puisi

Percakapan Batu-batu

Apa yang diucapkan batu-batu itu kepadamu? Kesunyian asing yang datang dari lipatan zaman

Karya Taufik Sentana

Apa yang diucapkan batu-batu itu kepadamu?
Kesunyian asing yang datang dari lipatan zaman
tersimpan dalam lapisan ribuan kebisuan
yang menyibak kemegahan, persekongkolan dan watak kemanusiaan.
Lelah, suka dan luka terlampaui sudah.
Entah engkau sadar atau alpa.
“Aku semata racikan Tangan Kuasa
yang dijamah tangan-tangan manusia
yang dikreasikan kemudian
dan disebut perhiasan, bangunan dan keindahan.” Bisiknya
Saat engkau memisahkan batu-batu itu dari tanah kediamannya,
membelah, atau memecah dan membentuknya
ia tetap setia pada kejadiannya.
Ucapnya kemudian:
“Ini isyarat takdir. Setiap serpihan dan potongan dariku
Adalah zikir untuk-Nya.Setiap rupa baru dari wujudku
menjadi rangkaian sujudku”.
Entah engkau sadar atau alpa.

* Taufik Sentana, Guru PAI di MTs Harapan Bangsa Meulaboh. Pernah bergabung di FLP Aceh periode awal

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved