Puisi
Lampu
Kau bak patung di teras rumah Duduk bersandar memakai kemeja biru
Editor:
bakri
Karya Maulita
Kau bak patung di teras rumah
Duduk bersandar memakai kemeja biru
Jemarimu tak berhenti memainkan benda di tanganmu
Kudekati kau
Kulihat matamu tertuju pada benda megah itu
Di dekatmu tak hanya satu
Mereka mengantri lampu senter yang kau sorotkan di tubuhnya
Menunggu putusan siapa paling tinggi
Dan kau putuskan berapa mahar yang pantas
Aku melamun melihat keagungan mereka
Tanpa sadar kau menyapaku
Menyorotkan lampu senter ke mataku
Aku tersenyum
Lalu kau kembali menyorotkan lampu senter
Kau ceritakan nilai mereka kepadaku
kau hitung harga yang pantas untuk mereka
Melebihi mahar pinanganku dulu
Banda Aceh, 14 Maret 2015
* Maulita, Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Unsyiah.