Puisi

Labuhan Haji

Kulepaskan lelah di kampung apha kenangan lama membuncah di dada

Karya Isnu Kembara

Kulepaskan lelah di kampung apha
kenangan lama membuncah di dada
kuingat Blang Poroh
kukenang wajah seorang ulama besar
maulana Tengku Syeh Haji Muhammad
Wali Al Khalidy
aku dendangkan zikir agar didengar
para malaikatNya

Labuhan Haji
lalai mataku melihat nelayan pagi
kadai taluk pelabuhan ferry
kulambai bakau guo panjang
batu bacanang zaman ke zaman
tak lapuk dek panas
oh labuhan haji

Lhok Tapak Tuan

Engkau kuraba dalam tidurku
kota kenangan waktu kecilku
kusandarkan hati pada dermaga teluk
kupeluk erat putri naga
bagaikan romie dan julie
ketika aku terjaga
hanya gemuruh ombak riuh
aku ada di lhok tapaktuan

(malam semakin dingin di perjalanan)

Sibolangit

Kubuka selimut subuh sibolangit
dingin bagaikan kebekuan pagi
matamu merangkak perbukitan hijau
antara galauan deru mobil lalu lalang
di seberang jalan

Assalamualaikum mesjid haji kamal
aku bersujud di rumahmu sunyi
di sini aku bertasbih
menyembahmu Ya Allah Ya Habibi
berikan aku jubahmu

Sibolangit
engkau ada dalam puisiku

* Isnu Kembara, lahir 7 September 1942 di Kebun Suak Awe, Meulaboh. Mantan wartawan SKM Atjeh Post dan Serambi Indonesia. Puisi-puisinya terhimpun dalam antologi “Kande”; “Nafas Tanah Rencong”; dan “Lagu Kelu”

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved