Serambi Kids
Kemal, Suka Cari Bukti Sejarah
Membaca buku adalah salah satu hobinya. Beda dengan anak-anak lainnya, ia justru gemar membaca buku-buku sejarah dan politik
Tentang Temanmu
Membaca buku adalah salah satu hobinya. Beda dengan anak-anak lainnya, ia justru gemar membaca buku-buku sejarah dan politik. Setiap kali ke toko buku, anak ini menghabiskan waktu untuk di rak buku umum yang memajang buku-buku politik, sejarah, dan agama.
Kamal Kurnia Hasan, begitu nama teman kelahiran Bandung 5 Maret 2003 ini.
Ia adalah murid kelas VI-A di SD Islam Terpadu Al-Azhar Lamgugob dan TPQ Baitusshalihin, Ulee Kareng, Banda Aceh.
“Saya memang hobi membaca buku-buku politik, agama, dan sejarah. Awalnya iseng-iseng baca buku milik papa. Namun akhirnya jadi tertarik dan membelinya”, kata anak yang akrab disapa Kemal ini.
Tak heran, di meja belajarnya tersusun aneka judul buku konsumsi level mahasiswa. Khusus saat membaca buku-buku sejarah, ia penasaran tentang bukti-bukti yang dikisahkan di dalam buku itu.
“Karena rasa penasaran itu saya ingin melihat bukti peninggalan sejarah. Misalnya, saat membaca buku tentang sejarah Islam di Asia Tenggara disebutkan kerajaan Islam tertua adalah Samudra Pasai. Saya pun terdorong untuk melihat bukti makam Raja Malikussaleh yang kini masuk dalam Aceh Utara,” ujarnya.
“Begitu juga saat membaca buku Napoleon Dari Tanah Rencong, saya penasaran dengan tokoh Hasan Saleh yang menjadi tokoh utama dalam novel ini. Saya pun mengajak nenek untuk menjelaskan peristiwa ini dengan mengunjungi tempat kelahiran sosok utama, yaitu di Metareum Kabupaten Pidie,” cerita putra pasangan Hasan Basri M Nur dan Irawati Muhayat ini.
Menurut Kemal, peristiwa yang tidak ditulis dan tanpa bukti adalah dongeng. “Makanya Pemerintah Aceh perlu melestarikan bukti-bukti sejarah agar Aceh tidak dianggap sebagai dongeng. Bangsa-bangsa besar di dunia ini menghargai masa lalunya dengan merawat peniggalan-peniggalan masa lalu,” katanya.
Kemal sering diwajibkan orangtuanya membuat laporan setiap usai liburan. “Setiap usai melakukan perjalanan, saya wajib membuat laporan kepada orangtua. Ini mejadi PR rutin, tidak ada yang gratis,” ujar Kemal yang mau masuk Pesantren Oemar Diyan Indrapuri setamat SD.
Selain itu. Kemal juga pernah memainkan peran dalam film Polem Ibrahim. Film produksi Glamour Pro ini mengisahkan tentang sulitnya mendapat orang untuk menunaikan fardhu kifayah. Dalam film ini Kemal berperan sebagai anak dari orangtua yang meninggal dunia. Kalian mau nomor kontak Kamal? Ini nomor selularnya; 082367496431. Atau mau korespondensi dengan Kemal? Kirim e-mail ke kkhasan48@gmail.com.(*/nan)
Mari Berdoa
Menyambut Ramadhan
Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal Islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.
Ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.
Pengetahuan
Tak Puasa Ramadhan Rugi
Sabda Rasulullah Saw,”Puasa itu setengahnya sabar,” (HR. Imam At-Tirmidzy). Ramadhan disebut juga sayyidusy syuhur (penghulu bulan-bulan). Mengapa kita rugi besar bila tak berpuasa di bulan Ramadhan? Ini antara lain jawabannya:
* Pahala puasa itu langsung dibalas oleh Allah Swt. Hanya Allah semata yang tahu seberapa besar agungnya pahala berpuasa.
* Rasulullah bersumpah bahwa aroma mulut seorang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah ketimbang harumnya misik, bahkan Allah memberikan fasilitas khusus bagi mereka yang rajin berpuasa; kelak mereka masuk surga dan bersua dengan-Nya via pintu yang tak bisa dilintasi oleh selain mereka, yaitu Ar-Rayyan.
* Dengan puasa kita mampu mengekang setan, menyumbat jalur, dan mempersempit lintasan setan. Ramadhan adalah pintunya ibadah menuju keimanan dan taqwa.
* Ramadhan adalah syahrul Quran (bulan Alquran). Dianjurkan membaca Quran, memahami dan mentadabburi (merenungi) maknanya, menghafal dan mempelajarinya, serta mengamalkannya. Bayangkan berapa pahala yang kita dapat?
* Ramadhan syahrun mubarak (bulan keberkahan). Setiap ibadah yang dilakukan di bulan Ramadhan, maka Allah akan melipatgandakan pahalanya.
* Pada Ramadhan pintu-pintu Surga terbuka dan pintu-pintu Neraka tertutup serta setan-setan diikat.
* Ramadhan bulan maghfirah (pengampunan dosa).
* Ramadhan bulan itqun minan nar (pembebasan dari api Neraka).(*/dbs)
Tips
Persiapan Menyambut Ramadhan
Apa saja yang harus kita persiapkan untuk menyambut bulan Ramadhan? Antara lain:
* Berdoa: Berdoalah kepada Allah Swt, agar diberi kesempatan berpuasa pada Ramadhan ini, dan menerima amalan kita.
* Bertekad: Berjanjilah pada dirimu agar memperbanyak ibadah dalam Ramadhan.
* Ruhiyah (keimanan):
Persiapan keimanan adalah pengendalian diri sejak sekarang untuk tidak melakukan maksiat, seperti menjaga pandangan, dan lain-lain.
* Jasadiyah (jasmani): Untuk mendapatkan kesempatan beramal sebanyak-banyaknya, kita harus sehat.
* Tsaqafiyah (keilmuan): Memahami tata cara ibadah yang benar. Bila salah, amal ibadah tertolak atau tidak mendapatkan pahala sama sekali. Bacalah buku, atau menghadiri majelis taklim yang membahas tentang Ramadhan.
* Maaliyah (harta). Ini bukan harta untuk kaya, tapi sediakan sedekah. Sedekah di bulan Ramadhan akan mendapat ganjaran yang berlipat-lipat. Baik berupa uang tunai maupun makanan, pakaian.(*/dbs)
Goresanku
Masjid Raya Baiturrahman
Puisi: Dekna
Datanglah ke pusat Kota Banda Aceh
Ada tujuh kubah hitam yang menghiasi langitnya
Adakah yang tidak terpesona?
Adakah yang tidak suka?
Masjid Raya Baiturrahman masjid bersejarah
Disana tergores sejarah perjuangan Aceh
Yang pernah terjadi pertumpahan darah
Saksi kematian Kohler petinggi pemerintah Belanda
Masjid Raya Baiturrahman masjid kebanggaan kami
Banda Aceh Maret 2015
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kamal-kurnia-hasan_20150614_130745.jpg)