Puisi
Orang-orang Hilang
dalam gelas, bayangan hantu cairan matahari melubangi batu
Karya Kiki Sulistyo
dalam gelas, bayangan hantu
cairan matahari melubangi batu
orang-orang hilang
menguap jadi bintang pagi
mereka mencintai sungai
juga daun zaitun dan impian majnun
di tepi kesedihan, para keluarga
membakar boneka, buku harian
juga pakaian peninggalan
manakala mereka bersulang
hantu-hantu menjelma tali
dan rumah terapung di atas air
(Bakarti, 16 Agustus 2014)
Malam Biru
malam biru dan denting kupu-kupu
membawa kematian musim
ruh yang jatuh di kejauhan
menguap jadi nebula, kelambu antariksa
denting kupu-kupu
bertahan di mulut pintu
ruh musim merasuk
ke sela-sela rusuk
biru semakin biru
biru empedu, biru malam
yang padam perlahan-lahan
(Bakarti, 16 Agustus 2014)
Fragmen Bakarti
abu pembakaran dibawa angin ke utara
di tanah-tanah terbuka
aku melihat petani, aku melihat sapi
seekor ular hijau dan burung berparuh biru
di dapur, garam putih tua
asam belum dilepas dari tangkainya
kuali tergantung di dinding pagar
dengan jejak orang-orang tua
bagai prasasti dalam naungan bulan pagi
(Bakarti, 18 Agustus 2014)
Stupa