Info Mudik 2015

Rem Blong, Truk Hantam Avanza

Akibat rem blong (rusak), truk kontainer B 9249 BEI yang mengangkut material batu untuk bahan baku semen, menghantam

Editor: bakri
Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi berbincang dengan Kajati Aceh, Tarmizi Amin dan Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda usai gelar pasukan operasi ketupat rencong 2015, di Mapolda Aceh, Kamis (9/7). SERAMBI/BUDI FATRIA 

* Warga Diimbau Tingkatkan Kehati-hatian di Jalan Raya

BANDA ACEH - Akibat rem blong (rusak), truk kontainer B 9249 BEI yang mengangkut material batu untuk bahan baku semen, menghantam mobil Avanza BL 413 Z di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, Km 58 Gampong Lamtamot, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Kamis (9/7). Mobil Avanza rusak parah. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Novianto SIK melalui Kasat Lantas AKP Abdul Muthaleb SE MM menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Truk kontainer yang dikemudikan Ahmad Yadi (37), warga Kelurahan Martubung Medan Labuhan, menabrak Avanza yang disopiri Mirza Fuadi (42), yang sedang melaju di jalurnya.

Disebutkan, Mirza, warga Gampong Cot Trieng Kecamatan Kuala, Bireuen, sendirian di dalam mobil. Ia sedang melaju dari arah Banda Aceh. Sementara truk kontainer dari arah berlawanan. “Di Km 58, truk kontainer itu menabrak Avanza karena remnya blong,” kata Abdul Muthaleb.

Kondisi Avanza, menurut Abdul Muthaleb, rusak parah dan sudah kami amankan di Pos Pelayanan Lalu Lintas Aceh Besar. Sementara truk kontainer terguling di sisi jalan dengan kondisi ban di atas, dan hingga tadi malam masih berada di lokasi kejadian. “Tidak ada korban jiwa. Hanya sopir dan dua penumpang truk kontainer mengalami luka ringan, dan sudah ditangani di Puskesmas Seulimuem,” kata Abdul Muthaleb.

Kapolres Aceh Besar AKBP Heru Novianto mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kehati-hatian dan waspada saat melaju di lintasan nasional. Sebab, ruas Jalan Banda Aceh-Medan dan Banda Aceh-Meulaboh sangat padat. Ia juga meminta agar pengguna jalan saling menghargai. “Jangan kebut-kebutan. Hargailah sesama pengguna jalan,” pinta Kapolres.

Apalagi dalam beberapa minggu ini, kata Kapolres, Jalan Nasional sudah pasti sangat padat. Ia mengingatkan kepada pengemudi untuk segera beristirahat sejenak jika sudah merasa lelah. “Jangan paksakan untuk terus mengemudi, karena bisa berakibat tidak baik,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sampai 9 Juli 2015, sudah terjadi lima kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Aceh Besar. Dari peristiwa itu, dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan di Kecamatan Lhoong, dan selebihnya luka berat dan ringan, di antaranya terjadi di kawasan Seulawah, Gunung Paro, Kecamatan Leupung, Lamtamot, dan Aneuk Galong.

Sehari sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, Km 13-14, Simpang Aneuk Galong, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar. Peristiwa yang terjadi pukul 19.55 WIB itu melibatkan empat kendaraan, masing-masing becak motor BL 5384 LK, Minibus L300 BL 1011 AN, Kijang Komando BL 837 JT, dan mobil patroli Polsek Suka Makmur.

Menurut Abdul Muthaleb, tabrakan beruntun diawali tabrakan antara L300 yang dikemudikan Baharuddin (36) dan becak motor yang dikendarai Khairumin (33). Disebut-sebut becak motor itu tak dilengkapi lampu. Karena ricuh setelah kejadian itu, anggota Polsek Suka Makmur mendatangi TKP untuk menangangi kasus tersebut, sekaligus melakukan olah TKP. Mobil patroli diparkir di pinggir jalan, di belakang mobil L300, dengan lampu hazard menyala.

Saat anggota polsek sedang mengamankan TKP, tiba-tiba dari belakang, yaitu dari arah Medan muncul mobil penumpang Kijang Komando yang dikemudikan Reza Rianda (16) warga Reuhat Tuha, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar. Mobil itu menabrak bagian belakang mobil patroli polisi, hingga kijang tersebut masuk ke areal persawahan.

Sedangkan mobil patroli polisi menghantam minibus L300 yang berada di depannya, dan mobil L300 menghantam kembali becak motor yang berada di depannya. Kecelakaan beruntun itu mengakibatkan pengendara becak Khairumin luka robek di bagian kepala dan patah kaki kiri serta becak motornya rusak di bagian depan.

Sementara mobil L300 dan Kijang Komando juga mengalami rusak berat di bagian depan. Sedangkan mobil patroli rusak di beberapa bagian. ‘Semua kendaraan yang terlibat laka lantas itu sudah diamankan di Pos Pelayanan Lalu Lintas Polres Aceh Besar,” jelas Abdul Muthaleb.(mir)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved