Pedagang Sayur Paya Ilang Pilih Berjualan di Area Parkir
“Kalau pedagang sayur disini kompak, mau balik berjualan di dalam, mungkin saya juga mau balik jualan di dadam...
Penulis: Mahyadi | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Mahyadi | Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Bila di kompleks Pasar Inpres, Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, para pedagang harus “kehilangan” tempat usaha karena kios-kios tempat berjualan mereka akan dibangun, justru di komplek Pasar Pagi, Paya Ilang, di seputaran kota setempat, para pedagang lebih memilih berjualan di area parkir.
Meski Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, telah membangun gedung Pasar Pagi, bagi para pedagang untuk berjualan sayur, namun gedung itu tak dipakai oleh para pedagang. Malah, gedung yang baru diresmikan beberapa bulan lalu itu, tak berfungsi.
“Pedagang lebih mau jualan di luar ketimbang di dalam. Karena kalau jualan di dalam kurang laku,” kata seorang pedagang kepada Serambinews.com, Sabtu (1/8/2015).
Para pedagang sayur di komplek Pasar Paya Ilang, membuat tenda seadanya di area parkir di depan Gedung Pasar Pagi Paya Ilang. Bahkan tidak satupun pedagang yang mau berjualan di dalam kompleks pasar yang telah dibangun.
“Kalau pedagang sayur disini kompak, mau balik berjualan di dalam, mungkin saya juga mau balik jualan di dadam. Tapi ini, tidak ada yang mau jualan didalam gedung,” ujar pedagang ini. (*)