Puisi
Mimbar Kecil
Dari sini aku berkata Mengeja alif sampai ya
Karya Win Gemade
Dari sini aku berkata
Mengeja alif sampai ya
Mengeja warna langit dan cuaca
Menerjemahkan musim yang menyesatkan kita
Dari sini aku berkata
Belajar menyampaikan kebenaran yang telah terlupakan
Kita asyik berdiang di perapian zaman
Yang terbuai dan lalai
Asap dan kabutnya yang membutakan
Dari sini aku berkata
Tentang cahaya dan pelita
Yang tumbuh dari pohon-pohon peradaban
Tapi hati nurani terasing dalam kegelapan
Merindukan sepercik dian yang muncul dari kesadaran
Dari sini aku berkata
Bukan dengan nafsu, syahwat, dan loba
Bukan dengan lidah palsu dan hati kaca
Bukan dengan amarah dan murka
Dengan cinta
Dengan cinta
Dengan cinta yang telah terusir dari hati kita
Takengon, 2014
Pinta
Tuhan, maafkan mata ini
Melihat yang tak seharusnya dilihat
Juga mata mereka yang tak melihat ke dalam dirinya sendiri
Tuhan, maafkan tangan ini
Meraih yang tak semestinya dimiliki
Juga tangan mereka yang tercelup ke dalam lumpur dirinya sendiri
Tuhan, maafkan kaki ini
Melangkah ke arah yang tak seharusnya dilalui
Juga kaki mereka yang menginjak tubuh saudaranya sendiri
Tuhan, maafkan mulut ini
Menyuap yang tak sepantasnya dilahap
Juga mulut mereka yang menyerdawa memakan bangkai dirinya sendiri
Tuhan maafkan lidah ini
Berkata yang tak seharusnya terucap
Juga lidah mereka yang membohongi dirinya sendiri
Tuhan, maafkan telinga ini
Menyimak yang tak seharusnyadidengar
Juga telinga mereka yang tuli pada kebenaran hati nurani
Tuhan, maafkan tubuh ini
Berlindung pada tempat yang tak seharusnya disadari
Juga tubuh mereka yang telantar pada ketersesatannya sendiri
Tuhan, maafkan pikiran ini
Merenung untuk sesuatu yang tak pantas dikaji
Juga pikiran mereka yang telah menyesatkan kehidupan ini
Banda Aceh, 2004
Halte
Aku menunggu kapal Nuh itu
Banda Aceh, 1996
* Win Gemade, penyair ini tinggal di Takengon, Aceh Tengah.