Korea Utara Dipercaya Mampu Tembakkan Rudal Nuklir ke Amerika
"Kami menilai bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mencapai tanah air dengan senjata nuklir dari roket," kata Gortney dalam sebuah acara yang digelar
SERAMBINEWS.COM -- Pemerintah Amerika Serikat meyakini Korea Utara memiliki kemampuan meluncurkan senjata nuklir langsung ke daratan AS dan siap dengan berbagai serangan balik apapun. Demikian disampaikan seorang pejabat tinggi militer AS dikutip The Guardian.
Komandan Komando Pertahanan Utara dan Komando Pertahanan Udara AS, Laksamana Bill Gortney menyatakan setuju dengan analisis intelijen AS bahwa Korea Utara memiliki senjata nuklir dan juga memiliki kemampuan untuk memperkecilnya lalu dimasukkan ke roket sehingga bisa menjangkau daratan AS.
"Kami menilai bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mencapai tanah air dengan senjata nuklir dari roket," kata Gortney dalam sebuah acara yang digelar Dewan Atlantik, Rabu (7/10/2015).
Gortney mengatakan sangat sulit memprediksi prilaku pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, namun militer AS sudah siap merespons jika dia akan menggunakan senjata nuklir.
"Kami siap hadapi dia, dan kami siap 24 jam jika dia cukup bodoh untuk menembakkan sesuatu kepada kami," tandas Gortney.
Badan Antariksa Korea Utara bulan lalu menyatakan Pyongyang sedang membangun satelit baru dan siap untuk diluncurkan dengan menggunakan roket jarak jauh. Hal ini dimaknai AS bahwa negara tertutup itu telah membuat kemajuan dengan mengembangkan rudal balistik.
Korea utara menyatakan peluncuran roket miliknya adalah bagian dari program antariksa utama yang ditujukan untuk menghantarkan satelit ke orbit. Negara tersebut dulu pernah melakukan uji coba peluncuran rudal yang dianggap menyimpang dari peringatan dan sanksi internasional.
Badan Pertahanan Militer AS pada Maret lalu mengatakan, Korea Utara bisa menggunakan kemampuan meluncurkan misil balistik antarbenua tahun ini.
Gortney mengatakan, militer AS berinvestasi untuk memodernisasi sistem pertahanan rudal saat ini, dengan menambahkan sensor dan radar baru untuk mengidentifikasi potensi peluncuran rudal dan menekan biaya pertahanan terhadap serangan tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rudal-scut-korut_20151008_195735.jpg)