7 Kecamatan Dukung Lahirnya Aceh Raya

Ratusan warga dari tujuh kecamatan di Aceh Besar menyatakan dukungannya terhadap rencana pembentukan

7 Kecamatan Dukung Lahirnya Aceh Raya
Wakil Ketua DPRA, Teuku Irwan Djohan ST bersama anggota DPRA, Darwati A Gani, Abdurrahman Ahmad dan mantan Wakil Bupati Aceh Besar sekaligus Ketua PAN Aceh, Anwar Ahmad serta Ketua Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Aceh Raya, M Dahlan Sulaiman memberikan keterangan pers Persiapan Pembentukan Kabupaten Aceh Raya, di Pantai Babah Dua Lampu uk, Aceh Besar, Rabu (14/10). SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Ratusan warga dari tujuh kecamatan di Aceh Besar menyatakan dukungannya terhadap rencana pembentukan Kabupaten Aceh Raya, pemekaran dari Kabupaten Aceh Besar. Dukungan juga mengalir dari sejumlah anggota DPRA daerah pemilihan (dapil) I.

Dukungan warga itu dibacakan oleh perwakilan masyarakat tujuh kecamatan saat menghadiri acara silahturahmi akbar masyarakat Aceh Raya sekaligus momen memperingati 1 Muharram 1437 H di lokasi wisata Babah Dua Lampu’uk, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Rabu (14/10) pagi.

Dukungan dimaksud tersebut juga tertera dalam lembaran pernyataan sikap masyarakat tujuh kecamatan, yang terdiri dari Kecamatan Lhoong, Leupung, Lhoknga, Peukan Bada, Darul Imarah, Darul Kamal, dan Pulo Aceh.

Dukungan yang sama juga mengalir dari sejumlah anggota DPRA daerah pemilihan (dapil) I, yakni Wakil Ketua DPRA, T Irwan Djohan, Abdurrahman Ahmad (Ketua Fraksi Gerindra-PKS), T Ibrahim (Ketua Fraksi Demokrat) serta Darwati A Gani (dari Partai Nasional Aceh).

Ketua Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Aceh Raya, M Dahlan Sulaiman, mengatakan, keinginan membentuk Kabupaten Aceh Raya telah diperjuangkan sejak tahun 1999. Perjuangan tersebut semata-mata untuk memenuhi kehendak dari masyarakat tujuh kecamatan.

Namun ditambahkannya, keinginan pemekaran itu bukan berarti ingin berpisah dari Aceh Besar, melainkan untuk meningkatkan rentang kendali dalam rangka memudahkan masyarakat dalam melakukan pengurusan berbagai hal, terutama mereka yang jauh dari Jantho pusat ibukota Aceh Besar. “Kami yakin dengan pemekaran ini, maka masyarakat di dua kabupaten akan lebih baik dan sejahtera,” ujarnya dalam konferensi pers.

Dahlan juga menyinggung bahwa kajian rencana pembentukan Aceh Raya sudah memenuhi syarat, baik secara fisik, administrasi, maupun syarat keuangan, serta persyaratan lain sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 87 tahun 2007.

Mantan Wakil Bupati Aceh Besar yang juga Ketua PAN Aceh, Anwar Ahmad, mengatakan, perjuangan panjang yang dilakukan telah mulai memberikan jalan terang dengan adanya dukungan sejumlah anggota DPRA.

“Hari ini dukungan yang diberikan oleh kawan-kawan di DPRA merupakan impian yang cukup lama. Karena selama ini masalah ini selalu tertahan di DPRA. Saya juga yakin dengan dukungan penuh dari masyarakat yang tidak ada lagi perbedaan pandangan, sehingga bisa kita pastikan lahirnya kabupaten Aceh Raya hanya menunggu waktu,” sebutnya.

Nantinya, Anwar menyebutkan, ibukota Kabupaten Aceh Raya itu akan berada di Kecamatan Lhoknga, karena kedudukannya yang sangat srategis.

Wakil Ketua DPRA, T Irwan Djohan, menyatakan, dirinya mewakili unsur pimpinan DPRA, menyampaikan bahwa dirinya dan beberapa anggota DPRA yang hadir, dipercayakan duduk di DPRA berkat dukungan rakyat. Sehingga apa yang mereka perjuangkan murni untuk, atas keinginan kuat dan aspirasi masyarakat.

“Insya Allah perjuangan 15 tahun yang telah dilakukan oleh panitia Pemekaran Aceh Raya ini segera terwujud dalam waktu dekat ini, dalam periode 2014-2019 di bawah kepemimpinan Tgk Muharuddin, beserta kami mewakili dapil I. Lalu ada Bu Darwati A Gani, Pak HT Ibrahim dan Pak Abdurrahman Ahmad. Kami bersama-sama akan siap memperjuangkan terbentuknya Aceh Raya,” ujar Irwan Djohan.

Darwati A Gani anggota DPRA dari PNA menyebutkan, apapun yang terbaik dan menjadi aspirasi masyarakat di masa yang akan datang pihaknya siap mendukung. Sementara Ketua Fraksi Demokrat, T Ibrahim, menambahkan, pemekaran Aceh Besar sudah menjadi kewajiban. Karena luas Aceh Besar yang terdiri dari 604 gampong, 23 kecamatan, 67 mukim tidak dapat dijangkau seluruhnya, siapapun bupatinya.

Ketua Fraksi Gerindra-PKS, Abdurrahman Ahmad, menambahkan, hanya tersisi tiga hal persyaratan pembentukan kabupaten Aceh Raya, yakni persetujuan DPRA, pengantar Gubernur dan peta serta penandatangan tiga kepala daerah di sekitar ini. “Saya bersama kawan-kawan yang ada di sini siap memperjuangakan. Insya Allah dalam periode ini sudah harus selesai dan pemekaran Aceh raya ini harus segera terwujud,” sebut Abdurrahman.(mir)

Tags
Aceh Raya
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved