Puisi
Sesumbar Kesaksian
Orang-orang terlalu sesumbar pada kesaksian Tentang calon pemimpin yang diagungkan
Karya Herman RN
Orang-orang terlalu sesumbar pada kesaksian
Tentang calon pemimpin yang diagungkan
Seolah bukan dosa masa silam
Membungkusnya dengan janji kepalsuan
Masa lalu tak lagi jadi pengalaman
Masa depan dianggap surga kepastian
Orang-orang terlalu sesumbar pada kesaksian
Menyimpan masa silam
Mengumbar masa depan
Menyambut calon pemimpin dengan terompet kemenangan
Melepas pimpinan dengan nista dan cacian
Orang-orang selalu sesumbar dengan kesaksian
Mengubur kebenaran demi kursi jabatan
Menabur janji dan segala impian
Berseberangan pandang dianggap laksana syaitan
Yang dalam kalangan dipuji melebihi Tuhan
Orang-orang selalu sesumbar dengan kesaksian
Membeli saksi mengubah kepastian
Membunuh saksi mengubur kebenaran
Tak peduli sahabat seperjuangan
Teman sebantal pun turut disingkirkan
Orang-orang terlalu sesumbar dalam kesaksian
Yang dulu pelanggar HAM dipuja umpama pahlawan
Diangkat jadi orang kepercayaan
Lupa pada sejarah kenyataan
Ada pencuri bertopeng pahlawan
Orang-orang terlalu sesumbar pada kesaksian
Menyimpan kebenaran pada yang disaksikan
Memberi kesaksian pada yang bukan kebenaran
Melupa pada Munir yang ditikam dalam senyuman
Menepis wewangi Marsinah yang diperkosa kerumunan
Orang-orang terlalu sesumbar dengan kesaksian
Orang-orang selalu sesumbar dengan kesaksian
Pattani, Agustus 2014
* Herman RN, menulis puisi, esai, cerpen, resensi. Tinggal di Banda Aceh.