Puisi
Titian
Apakah lelah telinga mendengar? Seperti tuli membuat sarang di gendang telinga Seperti lumpuh menggerogoti tulang belulang
Editor:
hasyim
Muhira Assegaf
Balada Penyair Surau
I
Apakah lelah telinga mendengar?
Seperti tuli membuat sarang di gendang telinga
Seperti lumpuh menggerogoti tulang belulang
II
Apakah dunia membuai mesra?
Mengalahkan syair syair syahdu yang terbawa
Angin menembus segala penjuru
Yang perlahan diabaikan
Yang perlahan dilupakan
III
Ah, Aku hanya penyair di sudut surau
Biar lelah pita suara ini
Biar kering bibir ini
Biar,
Biar Tuhan balaskan jasaku untuk
memanggil telinga telinga sempurna yang perlahan
mengabaikan Tuhannya
* Muhira Assegaf, Mahasiswi Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala