Tgk Syekhy Heran dengan Mantan GAM di Pemerintahan
para petinggi GAM harus menyikapinya dengan penuh tanggung jawab, karena masih banyak para mantan kombatan,
Penulis: Yocerizal | Editor: Fatimah
Laporan Yocerizal I Banda Aceh
BANDA ACEH, SERAMBINEWS.COM - Ketua Achenesse Australia Association (AAA) Tgk Sufaini Syekhy, mengaku heran dengan para petinggi mantan GAM yang kini duduk di pemerintahan, yang tidak mengayomi masyarakat dan mantan para eks kombatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Tgk Syekhy menyikapi perburuan kelompok Din Minimi oleh Polda Aceh. (Baca : Tim Gabungan Kerahkan Panser Cari Din Minimi).
"Kami sangat heran kenapa saat petinggi GAM duduk di posisi penting di pemerintah, (mereka) tidak bisa menganyomi masyarakat, khususnya para TNA di lapangan," kata Tgk Syekhy dalam rilisnya kepada Serambinews.com, Rabu (19/11/2015).
Seharusnya, lanjut dia, bila ada bermasalah di lapangan, para petinggi GAM harus menyikapinya dengan penuh tanggung jawab, karena masih banyak para mantan kombatan, anak yatim, dan janda yang hidup di bawah garis kemiskinan.
"Sudah seharusnya semua kita menyingkapi dengan kepala dingin. Tidak perlu ada lagi penyelesaian masalah dengan kekerasan senjata, dan sudah seharusnya semua kita dapat memaknai tujuan perdamaian yg telah di sepakati antara GAM dan RI," imbuh Tgk Syekhy.
Pihaknya sangat menyesalkan perburuan terhadap Din Minimi yang menggunakan kekuatan berlebihan sehingga membuat masyarakat kembali trauma. Apalagi Din Minimi sudah menyatakan hanya ingin menuntut keadilan dan tanggung jawab petinggi GAM, bukan ingin berperang melawan TNI/Polri. (Baca : Ini Dia Pesan Din Minimi untuk Pemerintah Aceh)
Selain itu, AAA saat ini juga mengaku sedang mencari solusi untuk berdialog agar Din Minimi bisa kembali ke masyarakat. Oleh sebab itu, AAA mendesak aparat Polda Aceh dan Gubernur agar menghentikan pengepungan terhadap Din Minimi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/din-minimi-4_20151108_180233.jpg)