Puisi

Ziarah

sepotong sore yang jatuh dari matamu membaringkanku bersamanya

Editor: bakri

Karya May Yusra Soelaiman

sepotong sore yang jatuh dari matamu
membaringkanku bersamanya
dihidupkan api yang membakar ingatan
menjilat langit
membikin senja itu jadi menyala oleh cahaya
dijalinnya malam yang kelam dari rambut
dan bayang bayang yang juga tak bisa bersetia
mengajakku pulang kepadamu

sore yang jatuh serta hujan yang luruh
mengalir dan membawa pulang menuju tanah
seperti tubuh yang dibaringkan diam
janji janji sampai;
dan kebahagiaan saat itu,
berada di antara bumi dan surga.

Oktober 2015

Kabar Kematian

Seekor gagak tua singgah di atap kami.
Suaranya menggema sepanjang dinding rumah
Anak anak kami bergelung di lingkar ketakutan

Saudaramu mati sebelum pagi,
Ketika kau dengar anjing anjing menyalak ribut di ujung jalan
Ia gantung diri dengan ketidakadilan yang talinya terjulur julur

Di hati kami, kesedihan lalu berupa jadi akar
tumbuh lindap di tubuh tanah
keadilan kecut dan mengerdil
di hati kami, kupu kupu gagal bersayap
tapi gadisku,
bangkit mengumpulkan doa dan kesedihan kami
dalam botol kaca

diam diam ia kirimkan pada penguasa
Raja, apakah keadilan bisa bertunas dengan airmata kami?

Maret 2015

* May Yusra Soelaiman, Alumnus MUQ Langsa. Sekarang sedang menempuh Pendidikan Profesi Guru di Unsyiah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved