Malam ini, Festival Seni dan Budaya Islami Dimulai
Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banda Aceh
* Berlangsung 3 Hari di ACC Dayan Dawood
BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banda Aceh, malam ini, Sabtu (28) malam akan membuka pagelaran Festival Seni dan Budaya Islami 2015 di Gedung AAC Dayan Dawood Daussalam, Banda Aceh. Festival tersebut akan berlangsung selama tiga hari, dimulai 28-30 November.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banda Aceh, Drs Rizha MM kepada Serambi Jumat (27/11) mengatakan, Festival Seni dan Budaya 2015 Banda Aceh kali ini jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini menurutnya event ini akan lebih membangun ikatan persaudaraan (ukhuwah) dan syiar Islam untuk mempromosikan tradisi seni budaya yang telah diwariskan oleh leluhur yang bernafaskan Islam.
“Festival ini diadakan untuk mengajak wisatawan datang dan berkunjung ke Kota Banda Aceh yang merupakan salah satu kota peradaban Islam,” kata Rizha.
Ia juga mengatakan, festival ini nantinya akan menggambarkan berbagai macam kebudayaan tradisional dan kesenian masyarakat yang berbasis keislaman dan dikemas secara modern sebagai upaya untuk berinovasi dalam mempublikasikan syiar Islam.
“Sesuai jadwalnya, Festival Seni dan Budaya Islami 2015 ini akan dibuka langsung oleh Ibu Wali Kota Banda Aceh,” sebut Rizha.
Festival Seni dan Budaya Islami ini tambahnya digelar untuk menyukseskan Banda Aceh yang telah dikukuhkan menjadi kota destinasi wisata islami dunia. Rizha mengatakan, Banda Aceh adalah kota pusaka dan kota para raja serta menjadi kota spiritual yang memiliki nilai sejarah serta peradaban Islam yang kuat.
Dalam kesempatan sama, Rizha kepada Serambi menjelaskan, ada banyak kegiatan yang akan disajikan pada Festival Seni dan Budaya Islami kali ini, di antaranya pagelaran seni budaya Islami, Penampilan artis religi nasional, Ceramah dari dai kondang, Tarian rapa’i, Teatrikal islami, Musikalisasi puisi, Tarian sufi, Nasyid, Home band religi hits dan komunitas, serta lembaga penggiat seni dan budaya islami.
Selain pergelaran seni dan budaya, Rizha menyebutkan, festival itu juga dirangkai dengan berbagai perlombaan, seperti festival musik religi untuk remaja, seperti perlombaan da’i dan tahfidz cilik untuk anak-anak.(avi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/festival-qasidah_20151112_214343.jpg)