Kamis, 11 Juni 2026

Misteri Kematian Cleopatra Akhirnya Terungkap

Mereka dengan tegas mengatakan bahwa Cleopatra tidak bunuh diri menggunakan ular kobra.

Tayang:
Editor: Yusmadi
Ilvira Nasreddinova
Ilustrasi Celopatra 

SERAMBINEWS.COM - Gambaran klasik yang menyebutkan bahwa Cleopatra bunuh diri dengan ular mungkin terlihat dramatis, tapi beberapa ahli membantah teori itu.

Mereka dengan tegas mengatakan bahwa Cleopatra tidak bunuh diri menggunakan ular kobra.

Sejatinya keraguan tentang cara bunuh diri Cleopatra sudah terjadi sejak lama.

Meski demikian, ujar Joyce Tyldesley, oakar sejarah Mesir dari University of Manchester, Inggris, kepada The Huffington Post, argumen para peneliti gagal mematahkan teori lama yang terlanjur dikonsumsi begitu saja oleh khalayak.

“Kematian oleh ular masih dipercaya sebagai bagian dari mitos tentang Cleopatra,” tambah Tyldesley, yang juga mengkaji kematian Sang Ratu dalam bukunya Cleopatra: Last Queen of Egypt.

Dalam Encyclopaedia Britannica, Tyldesley menulis, Cleopatra bunuh diri pada 30 SM, tak lama setelah ia dan kekasih sekaligus sekutu politiknya, Mark Antony, menderita kekalahan militer dari penguasa Romawi, Oktavianus.

Bulan ini, Tyldesley dan Andrew Gray, kurator herpetologi di Museum Manchester, tampil bersama dalam sebuah video yang menjelaskan ketidakpraktisan Cleopatra jika bunuh diri menggunakan ular.

Video tersebut merupakan bagian dari kursus online gratis tentang sejarah Mesir kuno yang akan diluncurkan akhir Oktober ini.

Kisah-kisah klasik menyebutkan bahwa Cleopatra bunuh diri dengan seekor “asp” yang diam-diam masuk ke istananya sementara Oktavianus memegang tahanannya.

Sebelumnya, ular juga menggigit satu atau dua pelayannya. Menurutnya, menyebut "asp” bisa merujuk pada salah satu ular berbisa Eropa atau kobra Mesir.

Seekor ular kobra terlalu besar untuk menyelinap ke istana tanpa diketahui orang.

Dan jikapun Cleopatra mendapatkan ular itu di dalam istananya, lanjut Gray, mencoba menggunaka bisanya untuk bunuh diri akan memiliki tingkat kegagalan yang cukup tinggi.

“Sebagian besar gigitan ular adalah gigitan kering,” Gray menjelaskan, mengacu pada fakta saat menggigit kobra tidak menyuntikkan racun. “Bahkan dengan gigitan kobra, kesempatan untuk mati hanya 10%.”

Bunuh diri dengan racun

Mati oleh bisa ular tidak bisa cepat dan menyakitkan, Gray menambahkan. Racun kobra perlahan-lahan membusukkan daging seseorang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved