Puisi
Yang tak Terbaca
Embun tak lupa Karena pagi selalu datang
Karya Asmaul Husna
Embun tak lupa
Karena pagi selalu datang
Di ujung daun ia bertahta
Sekali jatuh, ia tak lagi bernama embun
Dan tanah memeluknya penuh rindu
Hujan
Ia jatuh tanpa perlawanan
Dengan segenap penerimaan
Menyulam kasih sayang Tuhan
Luruh bersama butir air yang jatuh
Dalam cinta tak terbilang
Senja
Menggurat indah
Karena bias temaram memeluknya
Di kaki langit jatuh pasrah
Hingga indah tak terbantah
Begitu juga bulan
Tak jua resah
Karena sang malam mendekap mesra
Hingga matahari pun cemburu
Karena terlambat datang meminang
Maka bulan pun menjadi milik malam
Duhai
Ada banyak keindahan tak terbaca dengan mata
Tapi oleh jiwa yang tak buta
Pada harap tak bersuara
Karena kebisuan telah menggulma
Jatuh merajam
Mematahkan semua dogma
Hingga waktu bersua
Dalam kesyukuran penuh cinta
Medan, 17 September 2015
* Asmaul Husna, penikmat sastra dari Pasee.