Jumat, 10 April 2026

Pria Tergemuk di Dunia Meninggal Setelah Operasi Pengurangan Berat Badan

Pria 28 tahun ini berharap berat badannya menjadi normal setelah operasi itu.

Editor: Faisal Zamzami
scmp.com
Pria tergemuk di dunia meninggal karena serangan jantung dan peritonitis, dua bulan setelah menjalani operasi pengurangan berat badan. 

SERAMBINEWS.COM, MEKSIKO - Seorang pria yang diyakini menjadi orang tergemuk di dunia meninggal karena serangan jantung.

Dua bulan sebelumnya, ia menjalani operasi pengurangan berat badan.

Andreas Moreno nama pria tersebut, juga mengalami peritonitis atau radang selaput perut.

Ia meninggal di ambulans saat menuju rumah sakit.

Pria yang memiliki berat badan 450 kg ini menjalani operasi bariatrik di pusat Guadalajara, negara bagian Jalisco di Meksiko.

Pria 28 tahun ini berharap berat badannya menjadi normal setelah operasi itu.

Seperti dikutip dari m.scmp.com, Sabtu (26/12/2015), operasi tersebut mengambil sekitar tiga perempat lemak di perut.

Dokter juga berupaya agar pria 38 tahun itu tidak makan terlalu banyak di kemudian hari.

Operasi tersebut berlangsung sukses. Namun pagi hari saat Natal, Moreno mengeluhkan sesak nafas.

Pihak keluarga sempat memanggil petugas pemadam kebakaran untuk membantu menormalkan kembali nafasnya.

Oleh karena kondisinya tak kunjung membaik, keluarga memutuskan untuk membawa ke rumah sakit.

Namun, ia meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit.

Sebelumnya pada tanggal 19 November, Moreno menjalani operasi di rumah sakit setempat karena mengalami peritonitis berat. (scmp.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved