Puisi

Harapan

Mendung mengurung diri dalam mataku, Hanya untuk beberapa saat

Editor: hasyim

Sajak-sajak


Cut  Leni Ismayanti

Harapan

Mendung mengurung diri dalam mataku,
Hanya untuk beberapa saat,
Karena setelahnya kulihat ia tumpah menjadi darah

Banda Aceh, Januari 2016


Tanpa Izin

Tak dibolehkannya aku menyibak tingkap
untuk menghirup bau gerimis yang  jatuh
melumat tanah,
Sebab disitu ada segerombol ketakutan,
Sebab disitu terkapar tanya tanpa jawaban

Banda Aceh, Januari 2016

*Cut  Leni Ismayanti, Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru PBSI Unsyiah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved